Rangsang Kepedulian, Puluhan Siswa diajak Wisata Sosial

Senin, 25 Februari 2019 | 16:29 WIB

Sekitar 45 siswa Bimbingan belajar (Bimbel) Afada Learning Center (ALC) Desa Pohlandak Kecamatan Pancur diajak berwisata sosial pada Minggu (24/2/2019). (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Bimbingan belajar (Bimbel) Afada Learning Center (ALC) Desa Pohlandak Kecamatan Pancur mempunyai cara unik dalam mengisi liburan akhir pekan. Sekitar 45 siswa Bimbel ini diajak berwisata sosial pada Minggu (24/2/2019) kemarin.

Shofi Ahmad Husnan Direktur Bimbel ALC mengajak siswanya ke peternakan kambing etawa untuk melihat proses perawatan sampai proses pemerahan susu.

“Setelah itu anak-anak juga diajari proses pembuatan sabun, masker kecantikan, es lilin dari bahan utama susu kambing etawa setelah diperah. Kemudian para siswa diajak mengunjungi panti jompo di Desa Turusgede Kecamatan Rembang,” ujarnya.

Shofi mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut untuk melatih kepekaan sosial anak mulai dini, sehingga ketika dewasa sudah terbiasa membantu orang yang memerlukan.

Dalam kesempatan tersebut para siswa memberikan bantuan berupa bahan makanan seperti; suah, sayur, dan minuman. Hal ini bermaksud dalam rangka memperingati hari gizi nasional.

“Setelah dari panti jompo, kegiatan kita lanjutkan ke alam terbuka sekitar taman, agendanya belajar pengetahuan tentang kesehatan, bersama narasumber dari Dinas Kesehatan setempat,” imbuhnya.

Ihda Naila Faza, salah seorang siswa mengaku senang mempunyai pengalaman yang luar biasa, seperti belajar tentang peternakan, proses pemerahan susu hingga menjadi sebuah produk yang bermanfaat.

“Saat di Panti Jompo saya merasa terharu. Kasihan. Ada nenek yang tidak diurusi keluarganya, jadi tinggal di panti,” ungkapnya.

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan