Rabu, DPRD Lantik Pengganti Sunarto dan Ridwan

Jumat, 23 Oktober 2015 | 18:09 WIB
Rapat Paripurna DPRD Rembang dengan agenda laporan panitia khusus (Pansus) membahas permasalahan Pelabuhan Rembang Terminal Sluke, Jumat (16/10/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Rapat Paripurna DPRD Rembang dengan agenda laporan panitia khusus (Pansus) membahas permasalahan Pelabuhan Rembang Terminal Sluke, Jumat (16/10/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – DPRD Rembang akan melantik pengganti antar-waktu dari Sunarto dan Ridwan yang mundur sebagai legislator karena mencalonkan diri sebagai kepala daerah pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Pengganti antar-waktu (PAW) masing-masing dari keduanya akan dilantik Rabu 28 Oktober 2015.

Ketua DPRD Rembang Majid Kamil, Jumat (23/10/2015) siang mengungkapkan, jadwal pelantikan tersebut diambil melalui mufakat pada rapat Badan Musyawarah (Banmus).

“Senin (26/10/2015) nyebar undangan. Selasa (27/10/2015) geladi bersih. Rabu (28/10/2015) pelantikan,” ungkapnya kepada mataairradio.

Menurutnya tidak ada persiapan khusus untuk melantik pengganti Sunarto dan Ridwan.

“Soal pengamanan oleh pihak kepolisian bersifat biasa, karena tidak mengundang kerawanan yang tinggi,” katanya.

Pelantikan keduanya akan dilakukan melalui sidang paripurna istimewa DPRD, sehingga tanpa berhitung kuorum.

“Nggak ada kuorum karena merupakan paripurna istimewa,” tandasnya.

Sunarto merupakan anggota DPRD Rembang dari Partai Demokrat daerah pemilihan Rembang Kota.

Sunarto mengundurkan diri untuk maju sebagai calon bupati dengan didampingi oleh Kuntum Khairu Basa.

SK pemberhentiannya sudah masuk ke KPU Rembang. Pengganti Sunarto adalah Eka Siswa Kartika.

Sementara Ridwan adalah Wakil Ketua DPRD Rembang dari PDIP daerah pemilihan Kragan-Sluke, dan mengundurkan diri untuk maju sebagai calon wakil bupati, mendampingi Hamzah Fatoni.

Pengganti Ridwan adalah Nanik Sri Sundari, sedangkan SK pemberhentian Ridwan sudah paling awal diserahkan ke KPU Rembang.

Majid Kamil menjelaskan, karena Sunarto adalah anggota biasa, maka penggantinya nanti akan langsung mengisi kursi yang ditinggalkan.

“Tapi untuk pengganti Ridwan, karena yang diganti adalah Wakil Ketua DPRD, maka Fraksi PDIP harus mengusulkan posisi penggantinya lebih dulu serta mengumumkannya di sidang paripurna istimewa. Pimpinan yang mengumumkan,” terangnya.

Ketua DPRD menambahkan, pelantikan anggota DPRD, dalam hal ini anggota biasa, dipimpin oleh ketua dewan.

“Tapi dalam hal melantik Wakil Ketua DPRD, tergantung siapa pejabat yang ditunjuk untuk melantik,” tambahnya.

Namun jika mengacu pada pelantikan pimpinan dan anggota DPRD Rembang periode 2014-2019 pada 14 Agustus 2014, maka yang melantik adalah Kepala Pengadilan Negeri Rembang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan