Pusat Perbelanjaan Pantes di Lasem Terbakar

Kamis, 5 September 2019 | 12:38 WIB

Pusat perbelanjaan “Pantes” yang berlokasi di tepi jalan Pantura Lasem Terbakar pada Kamis (5/9/2019) pagi. (Foto: mataairradio.com)

LASEM, mataairradio.com – Pusat perbelanjaan “Pantes” yang berlokasi di tepi jalan Pantura tepatnya sebelah timur perempatan Masjid Jami’ Lasem Terbakar pada Kamis (5/9/2019) pagi sekira pukul 05.44 waktu setempat.

Wiyoto Kepala Damkar pada Satpol PP setempat mengungkapkan kejadian bermula dengan munculnya asap pada salah satu ruangan dapur di lantai dua. Kemudian melihat hal tersebut AKP Roy Irawan Kasat Lantas pada Polres Rembang yang kebetulan berada di sekitar lokasi menghubungi pihak Damkar.

Mendengar laporan adanya kebakaran di Lasem, pihaknya kemudian meluncur ke tepat kejadian perkara (TKP) dengan membawa dua mobil pemadam dan tiga mobil tangki. Armada pemadam sampai lokasi pukul 05.54 waktu setempat.

Pemadaman dilakukan selama sekitar satu jam dan selesai pukul 07.04, Kejadian tersebut sempat menjadi pusat perhatian warga yang melintas sehingga sempat membuat macet jalur Pantura.

“Ya benar, api berasal dari lantai dua Mas, karena laporan masuk lebih awal maka kita bisa antisipasi agar api tidak menjalar kemana-mana,” ungkapnya.

Dari keterangan petugas, diduga api berasal dari konsleting listrik di ruang dapur tersebut. Untungnya api tidak menjalar kemana-mana karena ruangan terbuat dari tembok. Tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil masih dihitung oleh petugas kepolisian. Disinggung ada motif kesengajaan dalam kejadian tersebut, Wiyoto enggan berkomentar karena hal itu sudah masuk ranah pihak kepolisian.

Dirinya menyebutkan sampai Kamis (5/9/2019) siang setelah dilakukan perekapan oleh petugas Damkar, dalam kurun waktu sembilan bulan ini ada 66 kejadian kebakaran. Penyebab paling tinggi yaitu bara api bekas pembakaran yang lupa dipadamkan sedangkan faktor kedua adalah konsleting listrik.

“Sampai hari ini (5/9/2019) sudah ada 66 kejadian Mas, Harapan kami agar kebakaran tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Wiyoto mengimbau agar warga berhati-hati terhadap potensi kebakaran, misalnya membuang puntung rokok sembarangan karena musim kemarau menyebabkan bara api mudah membakar apa saja.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan