Puluhan SMP Negeri di Rembang Kekurangan Siswa

Monday, 10 July 2017 | 20:18 WIB

Suasana daftar ulang peserta didik di SMP Negeri 2 Lasem, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Puluhan SMP negeri di Kabupaten Rembang kekurangan siswa setelah pada masa penerimaan peserta didik baru (PPDB), 3-5 Juli 2017, tidak mampu mencapai kuota pendaftar.

Sebagian dari sekolah yang tidak mampu mencapai kuota pendaftar itu berada di kecamatan yang terbilang jauh dari kota antara lain SMP N 1 Sale, SMP N 1 Kaliori, dan SMP N 1 Sluke.

SMP N 1 Sale dari daya tampung 192 siswa, hanya mendapat 161 siswa baru. Lalu SMP N 1 Kaliori dari kuota 288 mendapat 235 siswa, SMP N 1 Sluke dari kuota 180 mendapat 132 siswa.

Selain sekolah yang kekurangan siswa, pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang juga mencatat sekolah yang diserbu oleh pendaftar, hingga melampaui kuota.

SMP N 1, 2, 3, dan 5 Rembang serta SMP N 1 Kragan, SMP N 1 Sulang, dan SMP N 1 Lasem, tercatat diminati oleh banyak calon peserta didik baru.

SMP N 1 Rembang dan SMP N 1 Kragan misalnya. SMP N 1 Rembang mencatat 401 pendaftar, sementara kuota siswanya hanya 320 orang. SMP N 1 Kragan dari kuota 288 siswa, diminati 379 pendaftar.

“Tidak terpenuhinya kuota di beberapa sekolah bukan karena aturan dari Permendikbud Nomor 17 tahun 2017,” ujar Kabid Pembinaan SMP pada Dindikpora Kabupaten Rembang Achmad Solchan.

Ia menyebutkan, selain sekolah-sekolah yang tercatat kekurangan dan kelebihan siswa, ada juga sekolah yang diminati oleh peserta didik sesuai dengan kuota yang ditentukan.

“Ada dua sekolah yang menerima pendaftaran sesuai dengan daya tampung; SMP N 2 Lasem dan SMP N 1 Sedan. SMP N 2 Lasem mendapat 192 dan SMP N 1 Sedan 224 siswa baru,” katanya.

Selain itu, menurut Solchan ada pula data PPDB yang belum masuk yakni dari SMP Negeri 6 Rembang, SMP N 2 Sedan, SMP N 2 Sluke, dan SMP N 4 Kragan.

“Sementara, siswa di Rembang yang sudah diterima di SMP negeri, sebanyak 5.107 siswa,” katanya.

Pihak Dindikpora mempersilakan kepada sekolah yang kekurangan siswa untuk mengajukan perpanjangan pendaftaran kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang.

“Sudah ada sekolah yang mengajukan perpanjangan pendaftaran tapi belum ada keputusan dari Dindikpora. Sebagian besar belum,” bebernya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan