Puluhan Ribu Wajib Pajak di Rembang Belum Laporan Tahunan

Rabu, 31 Januari 2018 | 19:50 WIB

Kepala KP2KP Kabupaten Rembang Tulus Danaarta. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 22.747 wajib pajak baik pribadi maupun badan usaha di Kabupaten Rembang belum menyerahkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) kepada Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) setempat sejak 2016.

Kepala KP2KP Kabupaten Rembang Tulus Danaarta menyebutkan, mereka yang belum menyerahkan SPT ini terdiri atas 20.381 wajib pajak pribadi dan 1.476 wajib pajak badan usaha.

“Wajib pajak yang sudah menyerahkan SPT sebanyak 17.619 pribadi dan 1.324 badan usaha,” katanya kepada mataairradio, Rabu (31/1/2018).

Menurutnya, tidak semua pemegang NPWP wajib menyampaikan SPT. Sebab, dari 45.000 pemilik NPWP pribadi, hanya 38.000 yang wajib menyerahkan SPT.

Sementara dari 3.500 pemilik NPWP badan usaha, hanya 2.800 yang wajib menyerahkan surat pemberitahuan tahunan.

“Yang belum menyerahkan SPT bisa jadi nggak bisa mengisi, tidak paham, atau memang alpa,” terangnya.

Tulus menyatakan akan memanggil wajib pajak baik pribadi maupun badan usaha yang belum menyerahkan SPT ke KP2KP Kabupaten Rembang.

“Kami akan undang mereka ke KP2KP untuk belajar mengisi SPT. Namun yang paling penting, mereka ini mau mengisi surat pemberitahuan tahunan,” katanya.

Ia menyebutkan, surat pemberitahuan tahunan berisi antara lain daftar harta yang dimiliki atau dikuasai wajib pajak.

“Memang tak semua orang mau jujur atas harta yang dimiliki,” katanya.

Selain daftar harta, SPT juga memuat daftar hutang dari wajib pajak. Daftar anggota keluarga pun termasuk yang mesti dilaporkan.

“SPT memuat pula penghasilan yang diperoleh wajib pajak selama setahun,” katanya.

KP2KP belum akan menghukum mereka yang belum menyerahkan SPT.

“Sebab bisa jadi mereka ini ternyata belum paham surat pemberitahuan tahunan,” katanya.

Sementara itu, mengenai jumlah setoran yang berhasil dihimpun dari wajib pajak di Kabupaten Rembang, menurut Tulus, mencapai Rp199,7 miliar.

“Jumlah ini merupakan setoran di tahun 2016, karena untuk di tahun 2017 masih dihitung, sehingga kami belum bisa menyebutkan,” katanya.

Setoran sebesar itu diperoleh dari 3.875 wajib pajak pribadi dan 1.042 wajib pajak badan usaha.

Rinciannya, dari wajib pajak pribadi Rp20 miliar, badan usaha Rp109 miliar, dan bendahara pemungut sekitar Rp70 miliar.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan