PSSI Dibekukan, Persiapan PSIR Jalan Terus

Sabtu, 18 April 2015 | 16:52 WIB
Ilustrasi. (Foto: cdn.patch.com)

Ilustrasi. (Foto: cdn.patch.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menerbitkan surat keputusan pembekuan PSSI yang dikeluarkan pada Sabtu (18/4/2015) ini. Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Rembang memantau keputusan itu, sedangkan persiapan PSIR disebut berjalan terus.

“Kami masih harus melihat perkembangan dari keputusan Menpora. Kami mengikuti perkembangan berita di media soal pembekuan PSSI. Informasi yang berkembang hanya PSSI Pusat yang dibekukan,” ujar Ketua Pengcab PSSI Rembang Wahyu Adi Hermawan kepada mataairradio.

Meski demikian, muncul juga kabar yang menyebut bahwa kegiatan pembinaan persepakbolaan di daerah akan dikembalikan ke KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia).

“Urusan pembekuan PSSI dan lainnya merupakan persoalan elit di Pusat. Kami sebagai pemangku induk persepakbolaan daerah, siap mengikuti keputusan yang legal,” tandasnya.

Sementara itu, mengenai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Surabaya yang digelar juga pada hari yang sama, Pengcab PSSI Rembang tidak mendapat surat undangan.

“Posisi PSSI Rembang hanya sebagai tim peninjau, sehingga tidak wajib hadir di kongres. Lagi pula, kami terkendala dana, jika harus berangkat,” ujarnya.

Adi yang juga seorang Marketing Manager PSIR menambahkan, secara kompetisi Divisi Utama, Laskar Dampo Awang tidak terpengaruh. Surat Menpora tidak mengamanatkan pembubaran kompetisi baik Liga Super maupun Divisi Utama. Persiapan PSIR pun ditegaskannya, jalan terus.

“Kalau PSIR, jalan terus. Persiapan silakan terus dimatangkan. Tidak ada dalam surat Menpora yang menyebut membubarkan pula kompetisi,” terangnya.

Sebagaimana surat dari Menpora, PSSI bakal diambil alih oleh Tim Transisi, setelah dibekukan. Adi menegaskan, salah satu bukti bahwa kompetisi Divisi Utama tak terpengaruh keputusan pembekuan PSSI, adalah masih akan berlangsungnya managers meeting di Jakarta, Senin (20/4/2015) depan.

Seperti diberitakan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akhirnya mengambil langkah tegas terhadap PSSI. Otoritas tertinggi persepakbolaan di Tanah Air ini dibekukan oleh Menpora setelah mengabaikan tiga surat teguran tertulis.

Menpora juga menegaskan, tak akan mengakui Kongres Luar Biasa (KLB) atau Kongres Biasa yang digelar PSSI. Padahal, melalui KLB Surabaya, La Nyalla Mattaliti terpilih sebagai Ketua Umum PSSI. La Nyalla sendiri menyatakan tidak terpengaruh dengan keputusan PSSI dengan dalih mematuhi FIFA.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan