PSIR Waspadai Serangan Balik PPSM

Sabtu, 14 Mei 2016 | 07:57 WIB
Logo PSIR Rembang. (Foto: mataairradio.com)

Logo PSIR Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tim PSIR Rembang mewaspadai skema serangan balik tim tuan rumah, PPSM Magelang, ketika keduanya bertemu di laga lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Sabtu (14/05/2016) sore.

“Serangan balik mereka kita waspadai. Apalagi mereka berhasil mencuri satu poin dari markas Persibat Batang pada laga sebelumnya,” ujar Pelatih PSIR Rembang Haryanto saat dihubungi mataairradio, Sabtu (14/5/2016) pagi.

Apalagi, menurutnya, PPSM akan kian termotivasi karena bermain di hadapan para pendukung setianya, meskipun bayang-bayang takluk 0-2 dari Persijap Jepara di laga perdana mereka, diyakini belum sepenuhnya hilang.

“Kami sudah perbaiki transisi dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya serta kesolidan lini belakang. Hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara sudah kami evaluasi secara total,” tandasnya.

Menghadapi Laskar Macan Tidar, julukan PPSM, Laskar Dampo Awang, julukan PSIR, masih akan menurunkan Nanda Pradana di bawah mistar dan empat pemain di barisan pertahanan.

“Kiper masih Nanda, sementara di belakang; ada Heru Wibowo, Nur Hidayat, Didik Kurniawan, dan Beni. Di tengah ada Yoni Ustaf dan Agus Prasetyo sebagai midfielder serta Zaenal Arifin sebagai gelandang sayap kiri dan Suyono sebagai flank kanan,” bebernya.

Sebagai ujung tombak, pelatih akan menduetkan Koko Hartanto atau Rudi Santoso dengan Effendi. Namun Rudi Santoso diragukan tampil karena cedera saat melawan Persijap Jepara.

Sebelumnya, Haryanto menyatakan menargetkan merebut setidaknya satu poin dari kandang PPSM demi menjaga peluang menjadi juara di Grup IV ISC B.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan