PSIR Timang Rencana Putus Kontrak Pemain

Selasa, 28 April 2015 | 18:41 WIB
Logo PSIR Rembang

Logo PSIR Rembang

 

REMBANG, mataairradio.com – Manajemen PSIR menimang rencana untuk memutus kontrak para pemainnya, apabila kisruh antara PSSI dan Menpora tak kunjung berkesudahan.

Namun sampai dengan Selasa (28/4/2015) ini, belum ada pembicaraan yang mengarah kepada pemutusan kontrak para penggawa PSIR.

Manajer PSIR Siswanto mengaku masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Latihan rutin secara resmi libur sementara, tetapi sejumlah pemain masih tampak menjaga kebugaran dengan melakukan latihan ringan,” katanya.

Dia juga mengaku masih melakukan komunikasi antarmanajer klub Divisi Utama untuk memantau perkembangan kisruh kompetisi.

“Saya tak sampai menghubungi siapa pun pihak di PSSI, termasuk PT Liga Indonesia karena situasinya masih belum jelas,” terangnya.

Dia berharap agar persoalan ketidakjelasan kompetisi segera berakhir. Sebab manajemen, pelatih, dan pemain PSIR kini sedang galau karena nasib mereka menjadi terkatung-katung.

“Semestinya kompetisi tidak menjadi korban konflik PSSI dengan Kemenpora,” harapnya.

Siswanto menegaskan, pemutusan kontrak pemain baru akan dibicarakan setelah Pemerintah benar-benar menghentikan secara total kompetisi di musim ini.

“Ketika belum ada regulasi resmi seperti sekarang, kami memilih menunggu dan pasif,” katanya.

Lalu bagaimana dengan pembayaran satu bulan gaji yang masih tertunda? Siswanto mengaku mesti lebih dulu rapat dengan seluruh jajaran manajemen.

Dia tidak bisa memastikan, kapan tunggakan satu bulan gaji dan dua minggu uang makan, dibayarkan kepada pemain.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menginginkan PT Liga Indonesia tetap menjadi operator kompetisi di Tanah Air. Namun tawaran yang sama tidak otomatis berlaku terhadap PSSI.

Kemenpora akan segera membentuk Tim Transisi, yang tugasnya antara lain menjalankan tugas-tugas yang selama ini dilakukan oleh PSSI hingga terbentuk PSSI yang baru.

PT Liga Indonesia keberatan untuk segera meneruskan kembali kompetisi tanpa melibatkan PSSI sebagai induk cabang olahraga sepakbola. PT Liga harus menunggu persetujuan dari pemegang saham untuk merespons keinginan Menpora.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan