PSIR Terancam Tak Bisa Gunakan Stadion Krida

Sabtu, 31 Januari 2015 | 18:55 WIB
 Stadion Krida Rembang. (Foto:Pujianto)

Stadion Krida Rembang. (Foto:Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – PSIR Rembang terancam tak bisa menggunakan Stadion Krida sebagai home base pada kompetisi Divisi Utama 2015.

Hal itu tak lepas dari kondisi stadion yang rusak di banyak bagian, namun belum dibenahi, setidaknya hingga Sabtu (31/1/2015) ini.

Manajer PSIR Siswanto mengaku gusar dengan keadaan stadion saat sekarang. Menurutnya, permukaan dan rumput lapangan stadion, perlu diperbaiki.

“Tak hanya itu, atap stadion dan pagar pembatas yang jebol, bisa membuat PSSI melarang PSIR menggunakan Stadion Krida, jika tak segera dibenahi,” kata dia yang dihubungi mataairradio, sebelum menghadiri Kongres Asosiasi PSSI Jawa Tengah di Bandungan, Sabtu (31/1/2015) pagi.

Dirinya mengaku tak bisa terlalu berharap pada gerak cepat Pemkab Rembang dalam hal ini Dinbudparpora selaku penanggungjawab Stadion Krida karena kendala APBD.

“Meski demikian, Direktur Teknik dan Direktur Keuangan berjanji merampungi persoalan terkait kelayakan stadion yang akan dinilai oleh PSSI, awal Februari nanti,” tandasnya.

Selain terancam tak bisa menggunakan Stadion Krida, PSIR juga berpotensi tak diperkuat winger kiri andalan, Zaenal Arifin “Cheng”. Pasalnya, pemain ini belum mau membubuhkan tanda tangannya untuk kembali memperkuat Laskar Dampo Awang musim ini.

Siswanto menduga, Cheng menginginkan bayaran lebih tinggi. Sementara, kemampuan manajemen dalam membayar kontrak pemain di bawah harapan Zaenal Arifin.

“Namun saya berharap, yang bersangkutan tetap mempertimbangkan bertahan di PSIR,” harapnya.

Hingga Sabtu (31/1/2015) siang, PSIR baru mengontrak 10 orang pemain, di antaranya Nanang Hermawan, Heru Wibowo, Edi Santoso, dan Yoni Ustaf Buchori.

“Sementara kontrak Eriyanto (eks pemain Timnas U-19), tetap menunggu hasil penampilannya di kompetisi pemanasan Bupati Karanganyar Cup,” imbuh Siswanto.

Sugiharto, pecinta PSIR asal Sumber berharap kepada manajemen baru, agar mengupayakan kelayakan Stadion Krida sebagai home base Skuat Oranye.

“Saya tidak pernah membayangkan, apalagi berpikir, PSIR pindah markas dari Rembang,” ujarnya.

Sementara soal Zaenal Arifin “Cheng” yang berpotensi tak memperkuat lagi PSIR, Sugiharto berharap kepada pemain itu agar berpikir dua kali.

“Manajer bisa memikat Cheng, tidak dengan bayaran tinggi, tetapi dengan jaminan kelancaran pembayaran gaji,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan