Kompetisi Usai, PSIR Tanggung Utang Rp565 Juta

Tuesday, 26 August 2014 | 19:04 WIB
Ilustrasi (Foto:Rif)

Ilustrasi (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Klub PSIR Rembang menyatakan masih menanggung utang sekitar Rp565 juta setelah mengikuti kompetisi Divisi Utama 2014. Utang sebesar itu tersebar ke berbagai pihak, baik pribadi maupun perbankan. Nilai utang tersebut dirilis oleh manajemen PSIR, Selasa (26/8) siang.

Manajer Marketing PSIR Wahyu Adi Hermawan mengungkapkan PSIR memiliki utang Rp100 juta kepada BKK Lasem dan Rp150 juta kepada Manajer PSIR secara pribadi. Dirinya pun bersama rekan anggota manajemen dan pelatih, juga mengaku mengeluarkan dana pribadi untuk “nomboki” dulu dana PSIR.

Adi mengungkapkan pula bahwa klub memiliki tanggungan utang kepada penatu atau penyedia jasa pencucian serta kepada penyedia layanan katering. Dia menyebut PSIR bak meminum kopi pahit; bertahan di Divisi Utama bahkan di posisi ketiga Grup IV, namun masih mengecap pahitnya utang.

Adi juga mengungkapkan bahwa pengeluaran klub untuk mengarungi kompetisi Divisi Utama 2014 “hanya” sekitar Rp1,4 miliar. Dari pengeluaran sebesar itu, PSIR hanya mampu menggaet pendanaan sebesar Rp850 juta, baik dari sponsor, tiketing, maupun donatur pecinta Laskar Dampo Awang.

Menurut Adi, pengeluaran klub ini, adalah yang paling kecil sejak PSIR berlaga di kompetisi profesional baik Divisi Utama, maupun ketika masih bermain di Liga Primer Indonesia. Dia menjelaskan, sejak awal, manajemen telah mengadopsi efiesiensi gaji pemain serta pembiayaan laga kandang dan tandang.

Adi menambahkan, manajemen sudah berusaha bekerja dengan penuh tanggung jawab, namun pihaknya berharap perhatian Pemkab Rembang melalui Plt Bupati. Diungkapkannya pula bahwa PSIR masih mungkin kembali sedikit memperkecil nilai utang dari pemasukan sponsor pada satu atau dua bulan ini.

Disinggung mengenai seberapa dampak sepinya penonton terhadap pendanaan PSIR, Adi menyatakan, manajemen kerap tombok. Mestinya, pemasukan di ticketing diharapkan mampu memberesi beban operasional setiap pertandingan. Namun pihaknya mempersilakan melihat kondisi stadion setiap kali PSIR berlaga di Stadion Krida. Dia berharap ke depan, PSIR semakin dicintai masyarakat Rembang. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan