PSIR Ikuti Lagi Piala Suratin Setelah Absen Tiga Tahun

Selasa, 5 Agustus 2014 | 16:34 WIB

 

Pemain PSIR Rembang sedang melakukan latihan.

Pemain PSIR Rembang sedang melakukan latihan.

REMBANG, MataAirRadio.net – Tim PSIR kelompok umur di bawah 17 tahun atau U-17 akhirnya akan mengikuti lagi kompetisi Piala Suratin setelah absen tiga tahun karena PSSI memang tidak menggelarnya. PSIR U-17 akan mengawali kompetisi Piala Suratin 2014 di Grup F dengan menjamu tim PSISra Sragen di Stadion Krida Rembang, Kamis 7 Agustus nanti.

Selain melawan Sragen, PSIR U-17 juga akan dijamu Persiku Kudus U-17 di Stadion Wergu Wetan Kudus pada 13 Agustus mendatang. Setelahnya, PSIR akan bertandang ke markas PSISra Sragen karena Piala Suratin mengadopsi format setengah kompetisi.

Pelatih PSIR U-17 Muhammad Teguh mengaku sudah melakukan persiapan menghadapi Sragen. Sebanyak 25 pemain telah digembleng dan hanya 18 orang di antaranya yang akan masuk di skuat inti. Nama-nama seperti Suyanto dan Falla di barisan depan, Dicky dan Anam di lini tengah, serta Arif dan Daffa di benteng pertahanan diharapkan bisa mewujudkan target lolos dari fase grup.

Menurut Teguh yang juga guru olahraga di MTs Negeri Sulang ini, kualitas anak asuhnya cukup bisa diandalkan untuk bersaing di Piala Suratin pada level Jawa Tengah. Keyakinan ini karena hampir semua pemain di tubuh PSIR U-17 adalah mereka yang membawa Rembang meraih juara ketiga saat Popda di tingkat Provinsi pada tahun lalu.

Namun, Teguh tidak memungkiri, pihaknya masih buta dengan kekuatan tim Sragen dan Kudus. Meski demikian, dilihat dari umur pemain yang berkisar di umur relatif sama 16 tahun, kualitas setiap tim, bakal cukup kompetitif.

Bagi PSIR U-17, tinggal mental dan semangat bertanding yang perlu terus diasah. Dia berharap, melalui keikutsertaan PSIR U-17 di Piala Suratin, akan lahir banyak pemain muda berbakat untuk regenerasi di skuat PSIR senior.

Sementara itu, disinggung mengenai perpaduan daerah asal pemain di dalam tim PSIR U-17 Piala Suratin tahun ini, Teguh mengungkapkan relatif menyebar mulai dari Kecamatan Rembang, Pamotan, Kaliori, dan Lasem. Hingga Selasa (5/8) ini, para pemain masih giat berlatih untuk berebut satu tiket di tempat utama. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan