PSIR Masih Pilih Genjot Fisik Ketimbang Teknik

Selasa, 14 April 2015 | 17:54 WIB
Pemain PSIR berjalan santai usai melakukan sprint di Perbukitan Criwik, Desa Criwik Kecamatan Pancur, Selasa (14/4/2015) pagi. (Foto: mataairradio.com)

Pemain PSIR berjalan santai usai melakukan sprint di Perbukitan Criwik, Desa Criwik Kecamatan Pancur, Selasa (14/4/2015) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

PANCUR, mataairradio.com – PSIR Rembang masih memilih melanjutkan program latihan fisik ketimbang memulai persiapan teknik menjelang diputarnya kompetisi Divisi Utama, 26 April 2015. Selasa (14/4/2015) pagi, Yoni Ustaf dan kawan-kawan kembali menjalani latihan fisik di Perbukitan Criwik, Pancur.

Asisten Pelatih PSIR Rudi Sukma mengatakan, latihan teknik akan diberikan, setelah ketahanan fisik pemain dianggap cukup. Agar tahu, PSIR perlu sekali lagi uji coba di kandang. Pihaknya mempertimbangkan untuk memberikan menu latihan teknik pada pekan depan.

“Masalah teknik, kita garap setelah melihat kondisi pemain. Setelah itu kita terapkan. Kita malah berpikir uji coba sekali lagi di kandang. Bisa juga pekan depan kita siapkan tentang latihan tekniknya,” katanya.

Sementara itu, latihan fisik di Perbukitan Criwik diikuti oleh 24 orang pemain. Striker PSIR Effendi “Bendot” absen karena sakit. Latihan fisik ini dilakukan dengan lari cepat sebanyak 12 kali melintasi jalan menanjak sepanjang 100 meter.

Menurut Rudi, latihan berlangsung selama 45 menit. Tujuan latihan kali ini masih untuk menggenjot ketahanan fisik. Perbukitan Criwik dipilih karena alam pegunungan yang segar. Latihan ini sudah yang ketiga kalinya setelah di Pegunungan Kajar dan Pasujudan Sunan Bonang.

“Kita melihat uji coba, kerjasama tim pemain sudah bagus, tetapi transisi saat menyerang ke bertahan, perlu ditingkatkan. Secara permainan memang mulai menikmati. Kurangnya di sisi ketahanan fisik. Tadi kita berikan latihan ‘sprint’ 100 meter dengan trek naik, 12 kali bolak-balik, selama 45 menit,” katanya.

Sementara itu, Manajemen PSIR memutuskan untuk membatalkan rencana penambahan stok striker menjelang kick-off Divisi Utama musim ini. Pengelola Laskar Dampo Awang mengaku yakin dengan kualitas pasukan tempur mereka yang dimiliki pada saat ini.

Meski hanya mengandalkan para pemain lokal, pengurus Skuat Oranye optimistis mampu bersaing dengan sembilan tim lainnya di Grup III kompetisi kasta kedua di Tanah Air. Manajer PSIR Siswanto mengakui, kemampuan finansial klub, menjadi alasan lain untuk mengurungkan perburuan striker baru.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan