PSIR Disebut Terancam Gugur, Manajemen Kaget

Selasa, 4 Maret 2014 | 17:45 WIB
Latihan perdana PSIR Rembang. (Foto:Pujianto)

Latihan perdana PSIR Rembang. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Manajer PSIR Siswanto menyatakan kaget ketika Laskar Dampo Awang disebut sebagai salah satu dari 10 klub Divisi Utama di Jawa Tengah yang terancam tidak bisa berkompetisi. Sepuluh klub itu oleh PT Liga Indonesia bisa digugurkan sebagai peserta kompetisi Divisi Utama jika tidak segera melengkapi sejumlah berkas verifikasi.

Begitu mendapat kabar tersebut, Selasa (4/3) pagi, Siswanto mengaku langsung berkoordinasi dengan pihak PT Liga Indonesia. Ternyata ada sejumlah persyaratan kelengkapan yang haru segera dipenuhi oleh PSIR. Kelengkapan itu diantaranya, salinan ijazah kedokteran dan salinan kontrak kerja dokter tim, serta salinan sertifikat kepelatihan dari pelatih kepala maupun asisten pelatih.

Siswanto memastikan, sejumlah kelengkapan yang dipersyaratkan akan beres sebelum tenggat waktu yang diberikan pihak PT Liga Indonesia, yaitu pada 6 Maret 2014. Sebelumnya, persyaratan seperti bebas dari tunggakan gaji pemain dan data klub, sudah dikirimkan kepada PT Liga. Sembari melengkapi kekurangan persyaratan tersebut, manajemen PSIR mulai mengincar sejumlah pemain, salah satunya Christian Lenglolo.

Selain PSIR, sembilan klub calon peserta kompetisi Divisi Utama 2014 yang masih harus melengkapi dokumen adalah PSIS Semarang, PSCS Cilacap, Persip Pekalongan, Persitema Temanggung, Persis Solo, PPSM Magelang, Persibangga Purbalingga, Persipur Purwodadi, dan Persiku Kudus.

Hasil verifikasi kelengkapan dokumen yang menjadi syarat kepesertaan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, akan diumumkan pada 10 Maret mendatang. Asisten Pelatih PSIR Bambang “Max” Handoyo mengaku belum terpengaruh oleh kekuranglengkapan persyaratan menjadi peserta kompetisi.

Baginya, lebih fokus menyiapkan tim hasil seleksi. Ada 26 pemain lokal yang menjalani latihan perdana, Senin (3/3) kemarin. Dia menilai, ada celah besar di tubuh tim, sejak PSIR ditinggalkan oleh sejumlah pemain. Posisi striker kurang, sepeninggal Christian Lenglolo. Demikian juga di posisi kiper yang ditinggalkan Nanda Pradana.

Sementara itu, menjelang laga uji coba antara PSIR dengan PSIS Semarang di Stadion Krida Rembang, 7 Maret nanti, kalangan pendukung setia skuat oranye juga mulai berbenah. Afif Rifai, salah satu anggota Gabungan Suporter Rembang (Ganster) mengaku sudah tak sabar menyaksikan penampilan kembali tim PSIR, meski hanya di kancah Divisi Utama. Ditulis di jejaring sosial milik kelompok suporter ini, Afif juga mengaku sedang membenahi peralatan musik untuk tabuhan pendukung skuat PSIR. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan