PSIR Krisis Pemain di Lini Belakang

Selasa, 3 Juni 2014 | 15:02 WIB
Munadi mantan pemain belakang PSIR Rembang. (Foto:Pujianto)

Munadi mantan pemain belakang PSIR Rembang. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Kesebelasan PSIR Rembang kini mengalami krisis pemain di lini belakang. Munadi yang selama ini diandalkan sebagi bek tengah di tubuh PSIR, keluar dari tim karena diterima bekerja di sebuah perusahaan kertas terbesar di Kudus.

Pelatih PSIR Bambang Handoyo mengakui ada kekhawatiran di barisan pertahanan sepeninggal mundur Munadi. Memang masih ada sederet nama pemain belakang seperti Rafii, M Hepy, Didik Wahyu, Didik Kurniawan, dan Kande Lansana.

Namun jumlah itu pas-pasan, karena hingga Selasa (3/6) ini, PSIR sudah kehilangan dua pemain belakang yakni Kery Yudiono dan menyusul Munadi. Kondisi ini akan menjadi rentan jika ada salah satu dari mereka, terkena akumulasi kartu kuning.

Apalagi, batas akhir menambah pemain baru di putaran kedua sudah ditutup Rabu (4/6) ini. Sementara PSIR kesulitan dana untuk mencari pemain baru. Lima pemain magang pun hanya dua yang tergolong layak untuk dialih status dari amatir ke profesional dan itu butuh waktu.

Menghadapi Persipur Purwodadi di Stadion Krida Rembang, Rabu (3/6) ini, PSIR akan menurunkan kekuatan penuh. Penjaga gawang akan dipercayakan kepada Nanang Hermawan. Sementara di barisan pertahanan akan ada Rafii atau M Hepy, Didik Wahyu, Didik Kurniawan, dan Kande Lansana.

Yoni Ustaf bersama Lintang Trisno Saputro akan menghuni lini tengah dengan dukungan Zaenal Arifin di flank atau sayap kiri dan Suyono di sayap kanan. Di lini depan, Bambang akan menempatkan Christian Lenglolo atau Koko Hartanto dan disokong oleh Amsar Risahundua.

Namun karena Amsar tidak berlatih pada Selasa (3/6) pagi, kemungkinan Ranu Tri Sasongko yang akan dimainkan. Bambang menegaskan, meski masih dibayangi persoalan tunggakan gaji, pemain diharapkan tampil penuh optimisme untuk mengalahkan Persipur Purwodadi.

Bambang menambahkan, laga menjamu Persipur sangat penting. Kegagalan meraih poin di kandang sendiri, disebut bakal memperberat asa PSIR untuk tetap berada di empat teratas klasemen. Menurutnya, dengan kondisi bagaimana pun, PSIR harus berupaya mengamankan poin penuh di setiap laga kandang dan mampu mencuri poin di setidaknya dua laga tandang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan