PSIR ke Blora Tanpa Empat Pemain Pilar

Sabtu, 21 Februari 2015 | 16:51 WIB
Haryanto pelatih Laskar Dampo Awang musim ini. (Foto: Pujianto)

Haryanto pelatih Laskar Dampo Awang musim ini. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tim PSIR Rembang tidak diperkuat empat pemain pilarnya saat melawat ke markas Persikaba Blora, Minggu (22/2/2015) sore. Empat pemain pilar itu sedang sakit dan dalam masa pemulihan.

Pelatih PSIR Haryanto mengungkapkan, empat pemain itu adalah striker Rudi Santoso, pemain tengah Kusen Riandi, bek kanan M Hepi, dan kiper Nanang Hermawan.

“Namun khusus untuk Rudi, sudah ada sinyal bisa dimainkan meski hanya untuk beberapa menit,” katanya kepada mataairradio.

Tidak diperkuat empat pemain pilar, bukan masalah bagi PSIR. Sebab laga nanti masih berlabel uji coba. Absennya empat pemain inti ini, justru memberi ruang bagi pemain lapis kedua untuk menambah jam terbang.

Dijamu Persikaba di Stadion Kridosono, Haryanto berencana membawa 14 orang pemainnya. Laga uji coba nanti tetap berarti penting guna membiasakan tim pada aroma kompetisi.

Kendati kick-off kompetisi Divisi Utama masih belum jelas, pelatih mengondisikan pemain untuk siap bertarung mulai 1 Maret. Sejauh ini, baru kick-off Liga Super yang sudah pasti diundur, sedangkan jadwal laga Divisi Utama belum diterima manajemen PSIR.

“Tidak mengendurkan latihan. Porsi latihan masih ajek setiap hari. Kami malah berharap intensitas uji coba ditingkatkan, agar kondisi fisik dan mental bertanding pemain, selalu terjaga,” katanya.

Manajer PSIR Siswanto bersepakat menambah intensitas laga uji coba agar pemain terbiasa dengan atmosfer kompetisi. Selain melawat ke Blora, manajer bersiap mengadu PSIR dengan sejumlah tim papan atas.

Persiba Bantul, PSS Sleman, PSIS Semarang, bahkan Arema Cronus telah didaftar sebagai calon lawan Laskar Dampo Awang di partai uji coba. Terkait tingkat keseriusan pelaksanaan uji coba itu, Siswanto mengaku mengupayakannya secara maksimal.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan