PSIR Dipanggil Komdis, Lanjutan Laga Belum Jelas

Jumat, 28 Juli 2017 | 10:58 WIB

Anggota suporter tim tuan rumah berlari menghindari rusuh yang dilakukan suporter tim tamu saat PSIR menjamu Persis Solo pada lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Krida Rembang, Ahad (16/7/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIR memenuhi panggilan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di Jakarta, Kamis (27/7/2017) petang. Panggilan tersebut terkait dengan rusuh suporter pada laga antara PSIR melawan Persis Solo di Stadion Krida Rembang pada Ahad 16 Juli 2017 lalu.

Pihak Panpel PSIR diwakili oleh Agus Salim selaku ketua dengan didampingi oleh Budi Suharto. Keduanya dimintai keterangan oleh  Komdis PSSI yang berjumlah tujuh orang.

“Kami dimintai keterangan setelah wasit, pihak Persis Solo, dan pengawas pertandingan (PP) terlebih dahulu dipanggil secara bergantian pada rangkaian waktu yang sama. Sekitar setengah jam kami di dalam ruangan,” ungkap Budi.

Menurutnya, keterangan yang diminta oleh pihak Komdis terbatas pada kronologi rusuh suporter setelah PSIR menciptakan gol melalui kaki Rudi Santoso di menit ke-44, sedangkan akibat rusuh itu pertandingan dihentikan wasit pada menit ke-48.

“Kami katakan kepada Komdis bahwa suporter tamu yang mulai bikin rusuh. Tanpa kita tahu secara pasti sebabnya. Yang jelas, begitu bola masuk gawang, lewat rekaman video, diketahui ada pemain Persis yang memungut bola dan membawa bola ke tengah lapangan,” bebernya.

Budi juga mengatakan, lewat rekaman video diketahui pula bahwa tidak ada pemain Persis Solo yang mengerubuti wasit atau asisten wasit, setelah terjadi gol yang membuat skor pertandingan menjadi 1-0 untuk keunggulan PSIR.

“Soal suporter tuan rumah yang mundur sehingga membuat pagar sisi utara jebol di tiga ruas, itu murni untuk menyelamatkan diri, bukan mau menyerang suporter tamu. Kita tawarkan kepada Komdis untuk juga melihat rekaman video itu, tapi kata Komdis tidak perlu,” terangnya.

Setelah pemanggilan keterangan dari wasit, Persis Solo, PP, dan PSIR, pihak Komdis PSSI akan melakukan kajian sebelum membuat keputusan. Budi mengatakan, Komdis belum bisa memastikan kapan keputusan menyangkut rusuh tersebut, dirilis.

“Apakah laga lanjutan digelar di Rembang atau di luar daerah, belum ada pembicaraan atau keputusan dari Komdis, termasuk soal ada atau tidak adanya sanksi bagi PSIR atau Persis Solo; juga belum ada pembicaraan,” tandas Budi yang dihubungi mataairradio.com, Jumat (28/7/2017) pagi.

 

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan