PSIR Cukur Persipon 4-0

Sabtu, 5 Agustus 2017 | 19:54 WIB

Tim PSIR Rembang saat menjamu tim Persipon Pontianak pada akhir babak kedua dengan skor 4-0, di Stadion Krida Rembang Sabtu (5/8/2107). (Foto : Mukhammad Fadlil)

 
REMBANG, mataairradio.com – Tim PSIR Rembang mengalahkan tamunya Persipon Pontianak dengan skor 4-0 pada laga lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia di Stadion Krida, Sabtu (5/8/2017) sore.

Gol PSIR masing-masing dicetak Koko Hartanto pada menit ke-5 dan ke-22 serta oleh Radikal Idealis pada menit ke-17 dan Muslimin pada menit ke-54.

Dengan kemenangan ini, PSIR berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup 4 dengan nilai 21 atau selisih satu poin dari Persis Solo di peringkat ketiga.

Pada laga sore itu, PSIR tampil menguasai pertandingan, sedangkan Persipon hanya sesekali menyerang.

Sempat terjadi insiden di awal-awal babak pertama. Kiper Persipon Daeng Lukman harus ditandu ke luar lapangan dan dilarikan ke rumah sakit akibat terlibat tabrakan dengan striker PSIR Rudi Santoso, dalam sebuah perebutan bola udara.

Kubu Persipon pun menggantikan Daeng dengan Zulkarnaen.

Seusai laga, Pelatih PSIR Hadi Surento menyatakan puas atas penampilan anak asuhnya.

Namun ia sempat menyimpan kekhawatiran. Sebab, tiga pemain baru yang masuk pada babak kedua belum mampu padu dengan permainan pemain lama.

“Tapi, mungkin satu minggu lagi Anas, Rudi, dan Ardi sudah bisa menyesuaikan diri dengan para pemain yang lama,” katanya.

Stopper PSIR Heru Wibowo menilai, pertandingan melawan Persipon kali ini lumayan ringan, meski salah satu pemain timnya ada yang mengalami cedera kaki.

Ia mengatakan, kemenangan melawan Persipon saat ini merupakan buah dari instruksi pelatih yang diterapkan secara maksimal oleh para pemain.

“Ini lumayan mudah, kayak ada semangat tersendiri dari kawan-kawan. Dari segi permainan kami menguasi bola. Selain itu juga instruksi-instruksi dari pelatih kita jalankan dengan baik, mungkin itu,” imbuhnya.

Sementara itu, manager Persipon Syahril Am mengatakan, kekalahan Persipon merupakan akibat dari kondisi fisik yang kurang prima dari para pemain.

“Permainan tim PSIR cukup bagus. Kekalahan ini mungkin disebabkan oleh kondisi fisik dari pemain-pemain kami, yang terlebih dahulu capek, akibat perjalanan jauh,” katanya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan