PSIR Bersaing Sengit di Klasemen Grup 4

Sunday, 6 August 2017 | 21:41 WIB

Laga PSIR melawan Persipon Pontianak di Stadion Krida Rembang, Sabtu (5/8/2017). Pada laga tersebut, PSIR mengalahkan Persipon dengan skor telak 4-0. (Foto dokumentasi Ganster)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kesebelasan PSIR Rembang bersaing sengit di klasemen sementara grup 4 kompetisi Liga 2 Indonesia. Pasalnya, meskipun menempati posisi runner-up klasemen dengan torehan poin 21, selisihnya dari Persis Solo di peringkat ketiga hanya satu poin.

Begitu pun jarak PSIR dengan PSIS Semarang, hanya berselisih empat angka karena torehan poin Laskar Mahesa Jenar 25. Dengan sisa pertandingan empat partai di fase grup, maka PSIR dapat saja tercecer kembali ke zona play-off apabila tidak menjaga konsistensi dalam berlaga.

Setelah laga melawan Persipon Pontianak pada Sabtu (5/8/2017), PSIR masih menyisakan tandang ke markas PSIS Semarang pada 12 Agustus, lalu melawat ke Sragen pada 20 Agustus, menjamu PPSM Magelang pada 27 Agustus, dan bertandang ke Solo pada 14 September 2017.

“Kami melihat, empat laga tersisa sebagai laga berat. Maka, secara latihan pun, mesti lebih dari porsi sebelum-sebelumnya. Selalu menang di empat laga tersisa adalah pilihan mutlak apabila PSIR ingin terus melaju ke babak 16 besar,” kata Pelatih PSIR Hadi Surento, Ahad (6/8/2017).

Saat ini, delapan tim di grup 4 sudah sama-sama bermain delapan kali. Terakhir, sore hari tadi, PSIS Semarang yang menjamu Sragen United di Stadion Jatidiri berhasil menang 2-0, sedangkan di Stadion Madya Magelang, PPSM berhasil unggul 3-2 atas tamunya Persipur Purwodadi.

“Di sisa empat pertandingan, pada laga kandang kami akan tetap mengusung skema 4-3-2-1, sedangkan di laga tandang, kemungkinan kita pakai skema 3-5-2. Selain meningkatkan kadar latihan, kami juga akan memperbanyak simulasi untuk menghadapi tim calon lawan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan