Proses Adminitrasi Penambahan Luas TPA Landoh Belum Rampung

Kamis, 13 September 2018 | 13:36 WIB

Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah Desa Landoh Kecamatan Sulang pada 23 Februari 2017. Pengelolaan sampah yang masih open dumping di TPA tersebut memengaruhi rendahnya nilai Adipura. (Foto: Mukhammad Fadlil)

REMBANG, mataairradio.com – Proses administrasi mengenai penambahan luasan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di wilayah Landoh Kecamatan Sulang belum beres.

Padahal, sebelumnya dijadwalkan triwulan pertama 2018 ini, urusan administrasi akan selesai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang Suharso menjelaskan, ada beberapa kendala yakin penambahan dan pengurangan item pada rencana penambahan luasan TPA Landoh.

“Kami tidak bisa memastikan kapan rencana itu sepenuhnya terlaksana,” ujar Suharso.

Menurutnya hal itu bergantung pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah atau (DPPKAD) Kabupaten Rembang.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menyusun AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan) serta Detail Engineering Desain atau (DED) terkait tata letak TPA Landoh yang akan diperluas.

“Luasan TPA Landoh akan ditambah sekitar tiga hektare milik dari tiga warga setempat dengan anggaran dana sebesar Rp3,1 miliar. Rencana penambahan luasan lahan berada di sebelah timur, barat, dan selatan,” ungkapnya.

Nantinya, setelah semua proses administrasi rampung, DLH bakal memperbaiki sistem pengelolaan sampah yang sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku.

Sementara itu, Pemkab mengurungkan rencana menambah luasan lahan TPA di wilayah Kecamatan Sedan. Pasalanya, lokasinya kurang strategis dan kondisi akses jalannya kurang memadai.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan