Progres Pembangunan Jetty Baru Pantai Karangjahe Tersendat

Saturday, 19 March 2016 | 19:06 WIB
Pembangunan jetty baru Pantai Karangjahe tersendat, Sabtu (19/3/2016). (Foto: Mukhammad Fadlil)

Pembangunan jetty baru Pantai Karangjahe tersendat, Sabtu (19/3/2016). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jetty baru di Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang, sudah memasuki proses pembangunan, sehingga para pengunjung segera dapat menikmati fasilitas tersebut.

Ali Mustofa, Ketua Pengelola Pantai Karangjahe, Sabtu (19/3/2016) mengatakan, proses pembangunan jetty baru sudah dimulai Selasa (15/3/2016) pagi lalu.

“Sudah mulai dibangun Selasa (15/3/2016) kemarin, tapi proses pembangunannya menuai sedikit kendala karena mesti menyesuaikan kondisi pasang surut air laut,” bebernya kepada reporter mataairradio.

Ia menjelaskan, pembangunan jetty sengaja dipilih di sisi barat lantaran penataan fasilitas selanjutnya akan diarahkan sehingga lebih condong ke arah itu.

“Menurut gambar rencana, jetty baru ini, akan berada tepat di tengah-tengah kawasan Pantai Karangjahe,” terangnya.

Ali menambahkan, dengan jetty baru yang tidak lagi berkonstruksi bambu, maka pengunjung setidaknya tidak lagi merasa was-was ketika akan naik wahana permainan air seperti jasa perahu siar.

“Selain itu, pengunjung juga dapat berfoto ria dengan objek panorama yang berbeda dari sebelumnya,” ujarnya.

Katmini pengunjung asal Kecamatan Juwana Kabupaten Pati menyebut perkembangan pembangunan Pantai Karangjahe cukup pesat.

“Tahun baru kemarin, pembangunan jetty belum terlaksana, tapi sekarang sudah proses pembangunan. Ini (perkembangan) pesat,” katanya.

Ia sendiri mengaku tahu lokasi Pantai Karangjahe dari beberapa tetangganya yang sering datang ke objek wisata ini.

Menurutnya, suasana pantai yang lengkap dengan pohon cemara membuatnya tertarik untuk berkunjung ke pantai kebanggaan Kabupaten Rembang.

Berdasarkan pantauan reporter mataairradio di Pantai Karangjahe, pembangunan jetty dengan panjang sekitar 70 meter tersebut baru sekitar 50 persen.

Jetty itu terbuat dengan berpenyangga beton dan dibentangi papan kayu.

Mengenai kapan pembangunan jetty itu selesai, pihak pengelola belum bisa memastikan, karena kondisi air laut lebih sering pasang.

Pada Sabtu (19/3/2016) pagi hingga sore sekitar pukul 15.00 WIB, tampak tidak ada aktivitas pelanjutan pembangunan jetty.

Diduga akibat air laut di sepanjang hari itu yang cenderung pasang, maka aktivitas pembangunan jetty tersendat sementara.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan