PPS Dua Periode Terindikasi Mendaftar, KPU Mesti Cermat

Minggu, 10 Mei 2015 | 16:34 WIB
Ilustrasi (Foto: mataairradio.com)

Ilustrasi (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang langsung beralih fokus mencermati berkas pendaftaran PPS (Panitia Pemungutan Suara) setelah selesai menyeleksi pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Menurut Ketua KPU Rembang Minanus Suud, pencermatan dilakukan karena muncul indikasi PPS dua periode mendaftar lagi untuk Pilkada 2015. Padahal, sesuai ketentuan, PPS yang pernah menjabat di periode 2005-2009 dan 2010-2014, dilarang mendaftar. Aturan yang sama sebelumnya berlaku untuk PPK.

Sampai dengan hari Minggu (10/5/2015) ini, belum semua desa menyerahkan kandidat PPS. Pendaftaran PPS sendiri mestinya sudah ditutup 6 Mei kemarin. Senin (11/5/2015) ini, KPU akan kembali mengecek perkembangan berkas yang masuk. Suud tidak mau kecolongan, ada PPS dua periode yang mendaftar.

“Kami perpanjang waktunya (penerimaan berkas PPS dari desa) karena memang belum semua masuk. Tetap nanti kami teliti karena ada indikasi PPS yang sudah dua periode, mendaftar lagi,” terangnya kepada mataairradio, Minggu (10/5/2015) pagi.

Sebenarnya, upaya agar PPS dua periode tidak kembali mendaftar, bisa dilakukan sejak pengusulan di tingkat desa. Sebab seperti diketahui, PPS diusulkan oleh kepala desa bersama BPD. Ketua KPU mengaku sudah menyosialisasikan ketentuan itu melalui kecamatan.

“Kami memang berharap, setiap desa sudah selektif dalam memilah. Tetapi, apabila kades atau BPD kurang teliti, kami pastikan, kami akan lebih cermat. Komisioner dan panitia seleksi di tingkat KPU kabupaten akan melakukan penelitian secermat mungkin,” tandasnya.

Caranya menurut Suud, pihaknya akan menyandingkan data PPS sejak 2005 hingga 2014, dengan berkas baru yang diusulkan dari setiap desa. Jika terbukti sudah menjabat dua periode, maka akan langsung dicoret.

“Pengetatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat dan amanat aturan,” tegasnya.

Minanus Suud menambahkan, seleksi terhadap calon PPS tidak melalui tes tertulis, apalagi wawancara. Menurutnya, sesuai Peraturan KPU, PPS hanya akan diseleksi dari sisi administrasi atau berkasnya saja.

“Nantinya, setiap desa akan ada tiga anggota PPS,” imbuhnya.

Jika dikalikan 294 desa dan kelurahan, maka akan ada 882 anggota PPS se-Kabupaten Rembang. Rencananya, mereka akan dilantik secara serentak bareng 70 orang anggota PPK pada Senin, 18 Mei mendatang.

“Mengenai tempatnya, kami masih melakukan pengkajian,” demikian Suud.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan