PPDB: SMAN 2 Rembang Nekat Buka 11 Rombel

Senin, 20 Juni 2016 | 18:33 WIB
Suasana penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 2 Rembang pada hari pertama PPDB, Senin (20/6/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

Suasana penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 2 Rembang pada hari pertama PPDB, Senin (20/6/2016) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – SMA Negeri 2 Rembang nekat membuka sebelas Rombongan Belajar (Rombel) pada masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Padahal sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang menginstruksikan jumlah rombel untuk SMA negeri maksimal 10 dengan kapasitas 36 siswa per kelas.

Kalau pun nekat tambah rombel, pihak dinas mewajibkan pihak sekolah yang bersangkutan mengajukan izin resmi untuk menambah jumlah rombel dan mesti menunggu persetujuan.

Kepala SMA Negeri 2 Remban Sumarno kepada wartawan mengaku terpaksa menambah rombel dari 10 menjadi sebelas lantaran khawatir menolak banyak siswa pada PPDB tahun ini.

Menurutnya, selama ini animo masyarakat yang mendaftarkan siswanya di SMAN 2 Rembang cukup tinggi, sehingga pihaknya tidak tega memupus harapan mereka yang berniat mengenyam pendidikan di sekolahnya.

“Tahun kemarin saja kami juga sudah menambah satu Rombel menjadi 11 kelas, tetap menolak total 100 pendaftar. Kami tidak ingin mengecewakan orang tua yang sebagian besar datang dari jauh mendaftarkan siswanya di sini,” kilahnya.

Ia berdalih sudah berkoordinasi secara lisan kepada pihak Dinas Pendidikan tentang penambahan Rombel. Meskipun belum ada tanggapan dari Dinas Pendidikan, pihaknya memutuskan untuk tetap menambah Rombel.

“Meski rombel tambah, jumlah siswa di setiap kelas, kami kurangi, dari semestinya 36 siswa menjadi hanya 32 siswa tiap kelas. Asumsi kami, makin sedikit jumlah siswa di tiap kelas, maka pembelajaran akan semakin efektif,” ujarnya.

Sumarno mengira, tidak akan ada sanksi dari Dinas Pendidikan mengenai penambahan rombel itu, meskipun pihaknya belum mendapat tanggapan soal penambahan rombel.

Kepala Bidang Kurikulum pada Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Mutakin belum memberikan keterangan mengenai hal tersebut, tetapi pada sebuah kesempatan disebutkan, sekolah yang akan menambah jumlah rombel wajib seizin pihaknya.

“Saat ini, untuk SMA negeri sudah ada yang 10 rombel dan itu maksimal. Kalau mau tambah rombel, mesti izin dulu kepada dinas pendidikan,” ujar Mutakin.

Sementara itu, pada PPDB hari pertama, ratusan calon peserta didik baru berjubel melakukan pendaftaran di berbagai sekolah favorit. Selain SMAN 2 Rembang, animo tinggi calon siswa baru juga terlihat di SMPN 1 Rembang, SMKN 1 Rembang, serta SMAN 1 Rembang.

Umumnya, mereka memilih mendaftar di hari pertama pendaftaran lantaran takut akan antre panjang jika mendaftar di hari berikutnya. PPDB 2016 dibuka mulai 20-22 Juni untuk sekolah negeri, tetapi ada tambahan sehari menjadi sampai 23 Juni untuk sekolah swasta.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan