Poster Iklan “Obat Kuat” di Tiang Setopan Meresahkan

Rabu, 17 Februari 2016 | 16:26 WIB
Iklan pengobatan kejantanan pria yang dipasang di setopan dekat SD Negeri Kutoharjo, arah ke Alun-alun Rembang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Iklan pengobatan kejantanan pria yang dipasang di setopan dekat SD Negeri Kutoharjo, arah ke Alun-alun Rembang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sejumlah poster berisi iklan obat kuat terpasang di sejumlah titik tiang lampu setopan di wilayah Kota Rembang.

Hal ini dianggap meresahkan, terutama yang dipasang di titik dekat dengan sekolahan. Seperti yang terpasang di tiang lampu setopan ke arah Alun-alun Rembang.

Sejumlah pengguna jalan menganggap pemasangan poster-poster itu tidak tepat karena sudah ada titik lain yang ditentukan.

Kepala Seksi Penegak Perda pada Satpol PP Rembang Sudarno, Rabu (17/2/2016) siang mengaku akan segera melakukan penertiban poster iklan itu setelah pelantikan kepala daerah terpilih.

“Pemasangan poster itu memang bikin semrawut,” katanya mengonfirmasi.

Selain poster iklan yang dipasang di titik larangan, pihak Satpol PP Rembang juga akan menertibkan sejumlah boks telepon umum peninggalan era 1990-an yang dibiarkan tak berfungsi.

“Selain poster-poster di tiang lampu merah, itu boks bekas telepon umum juga akan kita tertibkan,” tandasnya

Boks telepon koin ini terpantau masih terpasang di beberapa titik, antara lain di kawasan pojok utara alun-alun dan di depan Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang.

Sudarno menyatakan akan segera bertandang ke Kantor Telkom Rembang untuk koordinasi. Menurutnya, jika boks telepon umum itu sudah tidak lagi berfungsi, maka lebih baik dicopot saja oleh pihak Telkom.

“Kalau mau difungsikan lagi sih tidak masalah, tapi kalau biarkan begitu saja, lebih baik dicopot,” tegasnya.

Abdul Wahab, salah seorang pengguna jalan asal Desa Sendangwaru Kecamatan Kragan menilai, poster iklan apalagi yang memuat promo obat kuat mestinya tidak dipasang di titik-titik pusat aktivitas publik.

“Satpol PP mestinya cepat bergerak melakukan penertiban. Itu sudah lama. Sejak awal tahun kayaknya,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan