Polres Rembang Petakan Potensi Kejahatan Jelang Lebaran

Sabtu, 18 Mei 2019 | 12:43 WIB

Jalur Pantura Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jelang lebaran Polres Rembang mulai memetakan beberapa potensi kejahatan di wilayah jalur Pantura ini untuk meminimalisirnya. Hal tersebut berguna untuk antisipasi kejahatan dan juga menciptakan situasi dan kondisi aman.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) pada Polres Rembang Kompol Yohan Setiajid menyatakan bahwa potensi kejahatan jelang lebaran meningkat karena kebutuhan pada hari raya juga meningkat. Hal ini bagi sebagian pihak memanfaatkannya untuk berbuat kejahatan.

Pihak Polres Rembang menyiapkan lima pos jaga dan pelayanan. Masing-masing dua pos jaga di daerah Sarang, satu pos jaga di perbatasan Blora tepatnya di jalur pemandian Desa Mantingan Kecamatan Bulu. Kemudian satu pos jaga lagi di Kecamatan Kaliori dan satu pos pelayanan di pusat kota atau alun-alun.

Yohan menambahkan selain pos jaga yang bersifat menetap (stasioner) pihak Polres juga melakukan patroli keamanan ke tempat-tempat ramai seperti masjid, bank, dan pasar. Dari hasil inventaris masalah, potensi kejahatan yang kemungkinan terjadi adalah pencurian saat rumah sedang sepi, gendam atau hipnotis, copet, dan uang palsu.

“Kejahatan yang perlu diwaspadai jelang lebaran ya pencurian, gendam, copet, dan uang palsu mas,” ungkapnya.

Sampai Sabtu (18/5/2019) siang saat dihubungi reporter mataairradio.com, Yohan sudah melakukan survei disetiap jalur rawan yang ada di Rembang. Jalur rawan di sini dimaksudkan rawan kejahatan maupun rawan kecelakaan.

Survei dilakukan untuk persiapan operasi ketupat yang rencananya akan digelar mulai tanggal 27 Mei 2019 mendatang sampai H+10 pasca hari raya.

“Rembang berbeda dengan wilayah lain, ramainya malah syawalan pasca lebaran Mas, karena ada lelarung saji di pantai,” pungkasnya.

Dirinya mengibau kepada masyarakat untuk berhati-hati apabila meninggalkan rumah untuk solat terawih atau keperluan yang lain. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci dan tidak ada api yang menyala sehingga berpotensi menimbukan kebakaran.

Jika berencana mudik luar kota dalam waktu yang lama agar rumah dititipkan dengan tetangga atau menghubungi pihak kepolisian terdekat agar bisa masuk dalam pantauan ketika berpatroli.

 

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan