Polisi Tangkap Sopir Truk Penguasa Dua Paket Sabu-sabu

Rabu, 17 Februari 2016 | 16:21 WIB
AM (berkaos putih) hanya bisa pasrah ketika petugas polisi yang berpakaian preman menggeledah ruang kemudi truknya untuk menemukan sabu-sabu, Rabu (17/2/2016) dini hari. (Foto: mataairradio.com)

AM (berkaos putih) hanya bisa pasrah ketika petugas polisi yang berpakaian preman menggeledah ruang kemudi truknya untuk menemukan sabu-sabu, Rabu (17/2/2016) dini hari. (Foto: mataairradio.com)

 

LASEM, mataairradio.com – Pihak Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rembang menangkap seorang sopir truk karena menguasai dua paket narkotika jenis sabu-sabu, Rabu (17/2/2016) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Sopir itu berinisial AM (30), warga Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur, sedangkan dua paket sabu-sabu disimpan di dalam ruang kemudi truk.

Namun AM sempat mengelak menguasai sabu-sabu ketika polisi mendatangi rumahnya.

Baru setelah polisi menunjukkan sejumlah fakta, AM mau buka suara dan menunjukkan tempat persembunyian sabu-sabunya yaitu di ruang kemudi truk boks warna hijau bernomor polisi L 9264 UY yang diparkir di tepi jalan, wilayah Desa Karangturi Kecamatan Lasem.

Begitu digeledah, di truk itu polisi menemukan dua paket sabu-sabu yang dibungkus plastik warna bening, satu set alat hisap, dua buah pipet, satu sedotan plastik, dan satu korek api gas.

AM dan barang-barang bukti tersebut langsung diamankan ke Mapolres Rembang.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengungkapkan penangkapan AM merupakan hasil pemantauan intensif selama 4 bulan berbekal informasi dari masyarakat.

“AM tak terkait tersangka lain yang sebelumnya kami tangkap (Nova, tersangka pengedar sabu-sabu asal Desa/Kecamatan Gajah, Demak),” kata Bambang.

Sampai Rabu (17/2/2016) siang, polisi masih terus menginterogasi AM. Sementara ini, polisi baru memastikan tersangka merupakan penguasa dan pengguna narkotika jenis sabu-sabu.

Kasatres Narkoba mengatakan, interogasi intensif dilakukan untuk menguak kemungkinan AM sebagai pengedar sabu-sabu di kalangan sopir di pangkalan truk.

“AM kami jerat ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara karena melanggar Pasal 112 dan 114 Undang-undang tentang Narkotika,” tegas ia.

AKP Bambang Sugito menduga peredaran narkoba di kalangan sopir truk di Rembang sudah berlangsung lama.

Apalagi salah seorang tersangka pengedar sabu-sabu yang sebelumnya ditangkap polisi sempat mengaku bahwa pemesan sabu-sabunya adalah sopir truk jurusan Lasem-Jatirogo.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan