Polisi Ringkus Dua Kelompok Pembobol Toko dan Kantor

Selasa, 1 April 2014 | 14:06 WIB
Tiga dari empat pelaku dari dua kelompok pembobolan toko dan kantor saat gelar perkara di Mapolres Rembang, Selasa (1/4) siang. (Foto: Pujianto)

Tiga dari empat pelaku dari dua kelompok pembobolan toko dan kantor saat gelar perkara di Mapolres Rembang, Selasa (1/4) siang. (Foto: Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Tim buru sergap alias Buser dari Kepolisian Resor Rembang berhasil meringkus dua kelompok penjahat, masing-masing spesialis pembobol toko kelontong dan pembobol kantor. Ada empat orang yang ditangkap, masing-masing dua dari kelompok spesialis tersebut.

Dua dari empat orang yang ditangkap adalah pembobol toko di Sendangagung Kecamatan Pancur dan Plawangan Kecamatan Kragan. Keduanya adalah Sutadi, warga Desa Blimbing Kecamatan Sluke dan Sugeng Raharjo, warga Desa Sanetan kecamatan yang sama. Sehari-hari keduanya bekerja sebagai penjaga di Pelabuhan Tanjung Bonang Sluke.

Sutadi mengaku tidak hanya membobol toko di Pancur dan Kragan, tetapi juga di Kaliori. Barang hasil curian selanjutnya dijual kepada salah satu pemilik toko di bilangan Desa Kalipang Kecamatan Sarang. Selain Sutadi dan Sugeng, ada satu lagi pelaku di kelompok ini yang belum tertangkap. Sutadi juga mengaku mengunakan mobil sewaan ketika beraksi.

Sementara dua orang lainnya yang ditangkap polisi adalah pelaku pembobolan Kantor Pos Sedan dan Kantor Adira Lasem. Kala itu mereka mengangkut brangkas milik dua kantor itu yang berisi uang tunai total puluhan juta rupiah. Dua orang pelaku yang ditangkap ini adalah Mukhtar dan Safii. Keduanya warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke.

Mukhtar mengungkapkan, selain dirinya dan Safii, ada dua pelaku lain yang juga merupakan warga di Kecamatan Sluke. Namun keduanya masih dalam perburuan polisi. Dua pelaku pembobolan kantor ini ditangkap, masing-masing dari rumah mereka pada Minggu, 30 Maret kemarin.

Ketika beraksi, Mukhtar juga mengungkapkan, tidak menggunakan senjata api, tetapi bersenjatakan linggis dan gunting. Sehari-hari dirinya bekerja sebagai keamanan alat berat di areal Pelabuhan Tanjung Bonang. Keempat pelaku hingga Selasa (1/4) siang, masih mendekam di sel tahanan Mapolres Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Muhammad Kurniawan yang didampingi Kasubag Humas AKP Mohammad Mansur mengaku masih melakukan perburuan terhadap tiga orang pelaku dari dua kelompok ini. Keempat pelaku yang tertangkap ini akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan