Polisi Pertimbangkan Rehabilitasi Ibu Pecandu Sabu-sabu

Jumat, 12 Februari 2016 | 19:51 WIB
Sejumlah barang bukti yang diamankan dari kediaman AEA di Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, Jumat (12/2/2016) pagi. (Foto: Subbag Humas Polres Rembang)

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari kediaman AEA di Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, Jumat (12/2/2016) pagi. (Foto: Subbag Humas Polres Rembang)berit

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rembang mempertimbangkan merehabilitasi ibu rumah tangga dari Desa Pasarbanggi kecamatan kota setempat yang ditangkap karena menjadi seorang pecandu sabu-sabu.

Namun menurut Kepala Satresnarkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito, Jumat (12/2/2016) pagi, pertimbangan itu masih belum menjurus ke arah rehabilitasi.

Pasalnya, pihak kepolisian masih harus mengembangkan penyidikan dan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah.

“Kami masih punya waktu sampai 7 hari untuk membuat keputusan soal AEA. Kemungkinan (rehabilitasi) itu ada. Secara aturan pengguna memang perlu di-assesment (dilakukan penilaian) untuk kepentingan rehabilitasi di BNN Jawa Tengah,” terangnya.

Kepala Desa Pasarbanggi Rasno mengaku sudah sering mengarahkan warganya agar menjauhi narkoba. Namun jika sudah ada yang terjebak kayak AEA, mestinya warga lain menjadikan itu sebagai pelajaran agar tidak ada lagi yang terlibat dengan dunia hitam narkoba.

“Kalau sebagai kepala desa, kami tentu selalu mengajak warga agar berbuat baik (termasuk melarang dekat-dekat dengan narkoba). Kalau sudah begini, ya jadi pelajaran saja bagi warga yang lain,” tandasnya

Mengenai status AEA yang kini sudah menjadi tersangka dan ditahan, Rasno mengaku kasihan. Sebab, yang bersangkutan punya anak yang masih berumur 8 tahun dan butuh perhatian.

“Suami dan orang tua AEA sudah lama meninggal dunia. Mbak AEA ini kini juga menanggung kebutuhan hidup keponakannya,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun reporter radio ini, AEA merupakan kakak dari Endriyan Arif Yunanto. Arif kini masih mendekam di Rutan Rembang.

Pria berusia 25 tahun ini tertangkap tangan oleh polisi saat bertransaksi narkotika jenis sabu-sabu di depan Mushala SPBU Kaliuntu, 26 Oktober 2012 silam.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. nilon henry

    Februari 13, 2016 at 6:09 am

    Rehabilitisi tidak semudah itu karena sangat dekat dengan lingkaran distribusi narkoba, adiknya tertangkap saat transaksi, biar hakim yg menentukan untk rehabilitasi

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan