Polisi Dalami Kepemilikan Soft Gun Residivis Pembunuh Rukmini

Wednesday, 10 December 2014 | 15:58 WIB
Senjata jenis soft gun yang diamankan oleh polisi dari Edi Sihyanto saat ditunjukkan kepada awak media, Selasa (9 /2/2014). (Foto:Pujianto)

Senjata jenis soft gun yang diamankan oleh polisi dari Edi Sihyanto saat ditunjukkan kepada awak media, Selasa (9 /2/2014). (Foto:Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Polisi Rembang mendalami kepemilikan sepucuk senjata jenis soft gun dan sangkur yang diamankan tim resmob dari Edy Sihyanto, tersangka pembunuh warga Desa Karangharjo Kecamatan Kragan bernama Rukmini.

Polisi mengamankan soft gun lengkap dengan magasin dan enam tabungnya, saat menangkap tersangka di rumahnya, di Desa Geneng Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Sebilah sangkur yang telah berkarat serta beberapa SIM card juga turut disita sebagai barang bukti.

Kapolres Rembang AKBP Muhammad Kurniawan menjelaskan, dua jenis senjata itu perlu ditelisik penggunannya oleh tersangka pelaku.

“Pelaku pembunuh Rukmini, ternyata seorang residivis. Dari rekam jejaknya, E (Edy Sihyanto) ini pernah dipenjara karena kasus pencurian disertai kekerasan di daerah Tembalang,” katanya.

Hingga Rabu (10/12/2014) siang, polisi masih memeriksa secara intensif Edy Sihyanto di Mapolres Rembang. Tidak tampak raut penyesalan di wajah pria berumur 45 tahun ini. Padahal, polisi telah menyiapkan jerat pasal pidana seumur hidup atau mati kepada tersangka pelaku.

Edi Sihyanto mengaku kenal dengan Hajah Rukmini, dua minggu sebelum kejadian di makam Sunan Jejeruk, di perbukitan sebelah timur Desa Bonang Kecamatan Lasem. Edi mengaku mampu menggandakan uang. Karena kebetulan terbelit utang, korban langsung tertarik.

“Selain transfer uang, dia juga saya minta menyediakan syarat berupa bunga kantil, kopi, dan racun tikus. Rukmini kemudian mengirimkan uang sebesar lima juta rupiah ke rekening isteri saya, Siti Rubiah,” katanya.

Namun janji mampu menggandakan uang, hanya akal-akalan tersangka.

Pihak keluarga tersangka meminta pelaku dihukum seberat-beratnya karena sudah menghilangkan nyawa Hajah Rukmini secara tragis. Rukmini memiliki dua orang anak kandung dan seorang anak angkat perempuan yang masih kecil. Suaminya mulai sakit-sakitan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan