Polisi Bekuk Pembunuh Hajah Rukmini

Selasa, 9 Desember 2014 | 15:29 WIB
Edy Sihyanto (45 (berkerpus), pelaku pembunuhan terhadap Hajah Rukmini, saat ditunjukkan oleh pihak Polres Rembang, Selasa (9/12/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

Edy Sihyanto (45) (berkerpus), pelaku pembunuhan terhadap Hajah Rukmini, saat ditunjukkan oleh pihak Polres Rembang, Selasa (9/12/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tim Reserse Mobil (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang berhasil membekuk pembunuh Hajah Rukmini (40), warga RT 2 RW 2 Desa Karangharjo Kecamatan Kragan, Senin (8/12/2014) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Perempuan yang mayatnya ditemukan oleh Waji (40) seorang warga Desa Manggar Kecamatan Sluke di tepi Pantai Jatisari pada Jumat (5/12/2014) sekitar pukul 07.00 WIB, dibunuh oleh Edy Sihyanto (45), warga Desa Geneng Kecamatan Mijen Kabupaten Demak.

Polisi berhasil menangkap Edy setelah menghimpun banyak informasi, sehingga mengantongi identitas pelaku dan melakukan pengintaian sejak Minggu (7/12/2014) malam hingga Senin (8/12/2014) sore.

“Kami satu tim berangkat dari Rembang pada Minggu (7/12/2014) selepas salat isya. Kami lakukan pengintaian dengan bekal sejumlah informasi dan bukti transfer ke rekening pihak pelaku. Kami koordinasi dengan Ketua RT sebelum melakukan penyergapan,” ungkap Kasatreskrim Iptu Eko Adi Pramono.

Dari kediaman tersangka, polisi mengamankan satu lembar jilbab warna cokelat bermotif bunga milik korban, masing-masing satu unit ponsel milik korban dan pelaku, serta buku tabungan dan anjungan tunai mandiri atas nama Siti Rubiah, istri pelaku.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal mati atau seumur hidup. Tersangka kami jebloskan ke dalam sel tahanan Mapolres Rembang untuk kami lakukan penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan