Polisi Akan Selidiki Legalitas Tambang di Lemah Putih

Kamis, 20 Desember 2018 | 15:13 WIB

 

Lokasi peristiwa tenggelamnya bocah asal Desa Lemah Putih Kecamatan Sedan pada Kamis (20/12/2018) di bekas galian tambang mengusik pihak kepolisian. (Foto: mataairradio.com)

 

SEDAN, mataairradio.com – Peristiwa tenggelamnya bocah asal Desa Lemah Putih Kecamatan Sedan pada Kamis (20/12/2018) di bekas galian tambang mengusik pihak kepolisian.

Kapolsek Sedan Iptu Rohmat menyatakan pihaknya akan mendalami kasus ini serta menyelidiki kepemilikan tambang tersebut, apakah perizinannya masih atau sudah habis.

Pihaknya juga akan mempertanyakan kenapa tidak ada reklamasi atau di urug kembali bekas galian tambang tersebut. Kepolisian juga belum mengetahui pemilik tambang tersebut, namun pihaknya berjanji akan segera mengetahuinya.

Iapun menegaskan saat ini dilokasi tersebut sudah tidak ada aktifitas pertambangan lagi.

“Lokasi cukup bahaya bagi anak-anak, apalagi musim hujan begini,” tegasnya

Kepolisian mengimbau kepada masyarakat khususnya yang di dekat lahan galian tersebut agar berhati-hati supaya tidak bermain-main di lokasi tersebut.

Pihaknya sudah memerintahkan untuk memasang pagar pengaan serta tulisan larangan bermain-main di dekat bekas galian itu.

Untuk korban sendiri dalam penyelidikan kepolisian tidak ada bekas tanda-tanda penganiayaan artinya kejadian maut tersebut murni kecelakaan.

Pihak keluarga sendiri juga sudah menerima dengan sabar kejadian naas itu.

“Diperkirakan korban tidak bisa berenang, jadi langsung tenggelam,” pungkasnya.

Rohmat mengaku bahwa kejadian ini sudah dilaporkan ke atasan, dan terkait para pengusaha tambang, setelah selesai menambang, kawasan yang ditinggalkan mestinya wajib direklamasi atau ada penataan, sehingga tidak memicu kerawanan.

Ia mengaku di Sedan cukup banyak lokasi yang dijadikan area pertambangan.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju MUnir
Editor: Mohammad Siroju MUnir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan