Polhut Tangkap Tangan Pencuri 16 Batang Sonokeling

Saturday, 27 June 2015 | 18:13 WIB
Barang bukti 16 batang kayu yang diamankan setara 1,9 meter kubik berhasil diamankan oleh Polisi Hutan atau Polhut dari KPH Kebonharjo. (Foto: mataairradio.com)

Barang bukti 16 batang kayu yang diamankan setara 1,9 meter kubik berhasil diamankan oleh Polisi Hutan atau Polhut dari KPH Kebonharjo. (Foto: mataairradio.com)

 
SEDAN, mataairradio.com – Polisi Hutan atau Polhut dari KPH Kebonharjo, Jumat (27/6/2015) malam melakukan tangkap tangan terhadap pencuri 16 batang kayu jenis sonokeling di wilayah Desa Karangasem Kecamatan Sedan. Penangkapan itu didahului dengan pengintaian selama tiga hari sebelumnya.

Wakil Administrator KPH Kebonharjo Asep Ruskandar mengungkapkan, awalnya, petugasnya mendapati tanda bekas potongan kayu hutan di area BKPH Gunung Lasem. Setelah itu, dilakukan pengintaian hingga kayu itu dibawa turun dari gunung dan akhirnya diangkut.

Sekitar 10 polisi mobil lantas membuntuti dump truk K 1975 BM yang membawa kayu itu mulai dari Lasem, ke arah Sluke, sampai ke Pertigaan Kragan ke arah selatan, hingga ditangkap di tepi jalan masuk wilayah Karangasem Kecamatan Sedan.

“16 batang kayu yang diamankan setara 1,9 meter kubik,” ujarnya.

Dari operasi tangkap tangan itu, polisi hutan mengamankan satu unit dump truk berikut sopirnya yang bernama Tofik warga Sanetan Kecamatan Sluke dan pendampingnya Priyono, warga desa yang sama, yang merupakan pemilik armada tersebut.

Untuk sementara, dua orang berikut barang bukti berupa truk dan kayu hutan diserahkan ke Mapolsek Sedan untuk diproses lebih lanjut. Penyidikan perlu dilakukan intensif, mengingat kedua orang itu masih saja bungkam soal akan dibawa kemana kayu tersebut.

Pihak Perhutani juga mengaku akan menyelidiki kemungkinan keterlibatan mandor hutan dalam kasus pencurian ini. Kepada mataairradio Asep mengaku masih harus mendalami kemungkinan tersebut.

“Namun kami berharap, dugaan itu terungkap dari pengembangan pemeriksaan oleh polisi,” tandasnya.

Penangkapan kayu ilegal di wilayah KPH Kebonharjo terbilang intens dalam satu minggu belakangan. Sebelumnya, atau pada Sabtu petang 20 Juni lalu, dua truk pengangkut kayu jati diduga ilegal juga diamankan petugas polisi hutan bersama aparat Polsek Pamotan.

Modusnya, muatan kayu di truk dibuat agar tampak seperti hanya mengangkut akar. Tetapi di bawah akar-akar itu, ternyata ada kayu potongan berukuran setengah meteran yang merupakan kayu bahan pertukangan. Polisi yang langsung bergerak cepat, menetapkan seorang tersangka, yakni bos kayu tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan