Pohon Tumbang Timpa Tukang Becak di Lasem

Rabu, 11 November 2015 | 17:43 WIB
Pohon glodokan yang tumbang di Jalan Lasem-Jatirogo, 100 meter selatan Masjid Jami Lasem, Rabu (11/11/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Pohon glodokan yang tumbang di Jalan Lasem-Jatirogo, 100 meter selatan Masjid Jami Lasem, Rabu (11/11/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 

LASEM, mataairradio.com – Sebatang pohon jenis glodokan diduga berusia tua di bilangan Jalan Lasem-Jatirogo, tepatnya 100 meter selatan Masjid Jami Lasem, tumbang, Rabu (11/11/2015) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibatnya, satu unit becak berikut abangnya menjadi korban. Becaknya ringsek, sedangkan abangnya, yang bernama Samiyono, warga Pandan Kecamatan Pancur menderita luka lecet di kaki kanan.

Kabel listrik tegangan tinggi PLN pun terputus sehingga setrum padam. Rouf, warga Sumbergirang mengatakan, saat kejadian tidak sedang angin kencang.

“Memang mendung, tapi tidak hujan dan juga tidak ada angin. Mungkin pohon itu roboh karena sudah tua. Mutus kabel listrik juga sampai ini listrik padam. Nah, waktu itu pak becaknya sedang menunggu penumpang,” katanya.

Berdasarkan pantauan, pohon yang tumbang, melintangi hampir seluruh badan jalan. Namun kendaraan kecil masih bisa melintas kendati secara bergantian.

Pohon yang tercerabut sampai akarnya itu memiliki diameter hampir 30 centimeter. Agar tidak terjadi kemacetan, warga segera memotongi bagian pohon dan memberesinya.

Menurut Rouf, polisi menjadi yang paling awal datang untuk mengatur arus lalu lintas. Sementara petugas dari Dinas Pekerjaan Umum, baru tiba menyusul kemudian.

“Sempat macet sebentar. Tapi warga cepat bertandang. Kendaraan jadi bisa lewat, meski satu arah. Tak lama kemudian polisi datang. Kalau yang dari DPU saya nggak tahu,” katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Suharso mengatakan, pohon tua rawan tumbang seiring potensi bencana angin kencang di masa pancaroba dan awal musim hujan.

“Ada 6 kecamatan yang sering terjadi bencana angin kencang di Rembang. Awal musim hujan memang rawan angin kencang,” terangnya.

Enam kecamatan itu adalah Kaliori, Sumber, Sulang, Pamotan, Sedan, dan Sarang. Menurut rilis BMKG, potensi angin kencang akan muncul hingga Maret nanti.

“Surat edaran dari BPBD sudah diluncurkan ke tiap kecamatan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan