PMII Rembang “Geruduk” Bupati, Soroti Kondisi Pasar Tradisional

Kamis, 7 Februari 2019 | 21:08 WIB

Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rembang saat melakukan Audiensi dengan Bupati Rembang Abdul Hafidz, di Ruang Rapat Bupati, pada Kamis (7/2/2019) siang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Oragnisasi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Rembang menyoroti kondisi pasar tradisional setempat yang kondisinya becek dan tidak nyaman bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua PMII Rembang Muhammad Muqowil Hujjaj saat melakukan Audiensi dengan Bupati Rembang Abdul Hafidz, di Ruang Rapat Bupati, pada Kamis (7/2/2019) siang.

Hujjaj menilai, kondisi pasar yang becek dan terkesan kumuh membuat kenyamanan masyarakat saat berkunjung ke pasar menjadi terganggu.

“Pembangunan ekonomi kerakyatan, ibarat jalan adalah urat nadi. Pasar merupakan jantung bagi perekonomian yang ada di Kabupaten Rembang, sehingga perlu kenyamanan dari segi kebersihan maupun keamanannya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang akan membangun pasar tradisional semi permanen.

Pemkab berencana akan memindahkan Pasar Kota Rembang, ketempat yang lebih luas dari lokasi sebelumnya.

“Pemkab sudah berusaha menurunkan angka kemiskinan dan penganguran dengan cara menggerakkan generator misal pembangunan pabrik,” terangnya.

Ada sebanyak 20 mahasiswa, Anggota PMII Rembang yang ikut dalam audiensi tersebut. Mahasiswa tersebut berasal dari seluruh perguruan tinggi di Rembang.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan