Pleno Rekap Hasil Pilkada Rembang Diwarnai Protes

Rabu, 16 Desember 2015 | 18:44 WIB
Suasana rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang tahun 2015 di Aula Hotel Puri Indah, Rabu (16/12/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Suasana rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang tahun 2015 di Aula Hotel Puri Indah, Rabu (16/12/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang tahun 2015, Rabu (16/12/2015) siang diwarnai protes.

Protes terjadi karena ada ketidaksesuaian jumlah pemilih tetap tambahan, antara yang dibacakan oleh pihak PPK Sumber dengan hasil rekap di tingkat kecamatan yang sebelumnya sempat diterima saksi di tingkatannya.

Saat rekap di kecamatan, jumlah DPTTb-1 hanya 50, tetapi saat dibacakan oleh PPK Sumber di awal rapat pleno tersebut, jumlahnya 53.

M Affan, saksi dari pasangan calon Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto mempertanyakan, kenapa hasil rekap tingkat kecamatan yang diterima saksi bisa berbeda dengan yang dibacakan oleh PPK.

“Hasil rekap di tingkat PPK mestinya sama dengan yang diterima saksi di level kecamatan. Kami mohon penjelasan dan bagaimana panwas bersikap soal hal ini,” ujarnya.

Budi Handayani, Koordinator Divisi Pengawasan pada Panwas Pilkada Rembang juga mengatakan, terdapat ketidaksesuaian antara jumlah DPTTb-1 di Kecamatan Sumber, antara yang diterima Panwascam dan saksi, dengan yang dibacakan oleh PPK saat memulai rekap di tingkat kabupaten.

“Jika pun perbedaan jumlah pemilih tambahan itu terjadi karena ada pembetulan yang dilakukan oleh PPK, maka perubahannya tak bisa sepihak, tanpa diketahui oleh pihak panitia pengawas dan saksi,” katanya.

Ia menjelaskan, pembetulan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dari tingkat kecamatan, hanya bisa dilakukan di tingkat kabupaten.

“Kami menjadi harus mempertanyakan kepada KPU dan PPK, kapan revisi hasil rekap tingkat Kecamatan Sumber itu dilakukan,” katanya.

Pihaknya akan menjadikan insiden ini sebagai kejadian khusus yang akan dicatat dalam laporan Panwas Pilkada.

Maskutin, Anggota PPK Sumber menjelaskan, terjadi salah tulis jumlah pemilih dalam DPTTb-1 di TPS 1 Desa Sumber Kecamatan Sumber, dari yang semestinya laki-laki 2 dan perempuan 1, dicatat masing-masing 0.

Pihaknya melakukan pembetulan, sehingga DPTTb-1 berubah dari 50 ke 53 dengan rincian 28 laki-laki dan 25 perempuan, dari sebelumnya 26 laki-laki dan 24 perempuan.

Atas kejadian tersebut, Komisioner KPU Rembang M Salam langsung meminta rekomendasi kepada Panwas Pilkada, agar rekap bisa dilanjutkan.

Ia mengaku tahu, pembetulan hasil rekap tingkat kecamatan mestinya dilakukan di tingkat kabupaten, sehingga tidak bisa diubah begitu saja.

Pihak Panwas lantas meminta agar rekap dibacakan dulu sebagaimana berita acara dan dokumen penyerta yang telah dimasukkan ke dalam kotak.

Setelah itu, baru lah hasil rekap itu dibetulkan sesuai dengan kondisi yang senyatanya. Rekomendasi pun diterima dan protes tidak berlanjut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan