PKB Siapkan Perempuan Calon Kepala Daerah Rembang

Senin, 30 Maret 2015 | 16:23 WIB

 

Logo Partai Kebangkitan Bangsa (Foto:tempo.co)

Logo Partai Kebangkitan Bangsa (Foto:tempo.co)

 

REMBANG, mataairradio.com – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedang menyiapkan perempuan calon kepala daerah untuk Kabupaten Rembang di Pilkada mendatang. Kandidat dari kalangan perempuan memungkinkan karena Rembang memiliki cukup banyak perempuan mumpuni.

“Calon bupati dari kalangan perempuan memungkinkan dimunculkan oleh PKB. Kami tengah menyusun langkah untuk mendapatkan calon itu, bahkan menyukseskannya di Pilkada Desember nanti,” ungkap Ketua Desk Pilkada PKB Rembang Arif Agung Cholili.

PKB memang tidak bisa mendorong seseorang agar maju sebagai kepala daerah dari kalangan perempuan. Namun pihaknya tetap ingin menjaring agar ada perempuan calon kepala daerah.

“Kalau diminta menyebutkan ada antara lain Bu Durrotun Nafisah Zaim, Umi Jazilah Salim, dan Eny Retno Yaqut,” bebernya.

Cholili mengaku belum memasang radar untuk perempuan calon bupati dari yang kini duduk di satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Apalagi, tugas desk pilkada tidak sekadar menjaring figur perempuan untuk kepala daerah, tetapi juga untuk terus membangun koalisi dengan partai lain,” tukasnya.

Pada perbincangan dengan mataairradio, Senin (30/3/2015) pagi, Cholili menepis anggapan bahwa PKB tidak bisa berkoalisi dengan Partai Demokrat atau PPP untuk kepentingan Pilkada 2015.

“Koalisi dengan Demokrat atau PPP memungkinkan karena politik berbicara hari ini dan masa depan, bukan masa lalu,” tandasnya.

Dia mengklaim, PKB sedang terus bergerak untuk menjalin mitra koalisi dan masih yakin bisa mengusung calon sendiri bersama partai lain.

“Soal figur yang sudah muncul masih ada nama Yaqut Cholil Qoumas, Arfin Hakim Toha, dan Fatkhurrahman. Meski mereka di DPR RI, ketiganya asli Rembang dan berintegritas,” terangnya.

Tentang nasib wacana koalisi PKB dengan Partai Nasdem, Cholili menegaskan, masih dalam pembicaraan intensif. PKB bahkan sedang merayap mendekati Partai Golkar. Dia menolak PKB dianggap kurang antusias di Pilkada tahun ini.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan