PKB di Rembang Menunggak, Nilainya Rp8,22 Miliar

Senin, 1 Maret 2021 | 12:52 WIB

Kepala UPPD Kabupaten Rembang, Adi Yuniarso (Kiri), didampingi oleh salah satu stafnya saat kegiatan dialog-interaktif tentang Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PPKB) di Studio MataAir Radio, pada Ahad (28/2/2021) pagi. (Foto: Katrina Prahardika)

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Rembang mencatat, total nilai tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di kabupaten ini mencapai Rp8,22 miliar.

Kepala UPPD Kabupaten Rembang Adi Yuniarso mengungkapkan, nilai tunggakan PKB tersebut setara dengan 28 ribu objek kendaraan bermotor. Ia menyebut, jumlah objek yang paling mendominasi adalah kendaraan jenis roda dua.

Adi menjelaskan, proses pembayaran pajak kendaraan bermotor sekarang ini mudah dilakukan. Yakni melalui titik layanan Samsat keliling yang singgah di berbagai kecamatan.

Selain itu juga dapat dilakukan di sejumlah kanal pembayaran seperti di Kantor Pos, toko-toko modern, hingga melalui aplikasi daring “Sakpole”.

“Untuk wajib pajak yang menunggak tidak ada prosedur khusus, hanya di dalam pembayaran pajak tersebut dikenai sanksi adminitrasi atau denda,” terangnya.

Pihaknya menambahkan, selama pandemik global Covid-19 ini berpengaruh terhadap jumlah perolehan pajak kendaraan bermotor. Bahkan tahun 2020 lalu, target perolehan PKB tidak memenuhi target.

Salah satu sebabnya yakni kemampuan ekonomi masyarakat khususnya wajib pajak melandai. Selain itu, penjualan kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami penurunan sebesar 40%.

“Biasanya yang telat bayar pajak itu alasannya karena lupa, ketersediaan dana, sibuk, hingga kurangnya kepatuhan masyarakat atas pajak kendaraan bermotor,” bebernya.

Adi menegaskan, wajib pajak penting membayar pajak, sebab dana yang terkumpul dari pembayaran pajak tersebut merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang gunanya untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Berguna juga untuk membangun dan memelihara jalan, serta peningkatan moda dan sarana transportasi umum,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh mataairradio.com dari UPPD Rembang, hingga Januari 2021, tercatat total kendaraan bermotor sudah mencapai 50.330 unit. Perinciannya, 45.377 kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat 4.953 unit.

Sementara itu, target perolehan pajak kendaraan bermotor untuk Kabupaten Rembang di tahun 2021 senilai Rp80,90 miliar.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan