Pindah Ruangan, Hafidz Ogah Pakai Ajudan Salim

Selasa, 7 April 2015 | 17:37 WIB
Ruangan Bupati Rembang yang akan ditempati Abdul Hafidz, Rabu (7/4/2015). (Foto: Pujianto)

Ruangan Bupati Rembang yang akan ditempati Abdul Hafidz, Rabu (7/4/2015). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Abdul Hafidz dipastikan tidak lagi berkantor di ruangan Wakil Bupati setelah dilantik menjadi Bupati definitif pada Senin (6/4/2015) kemarin. Dia akan bekerja di ruangan Bupati mulai hari Rabu 8 April ini.

Hafidz akan memboyong tujuh staf termasuk ajudannya selama menjadi Wakil Bupati ke ruang kerja barunya. Sementara sembilan ajudan dan staf Bupati sebelumnya Mochammad Salim, dioper ke sejumlah satuan kerja perangkat daerah atau SKPD. Hanya tenaga kebersihan dan sopir saja yang tetap dipakai.

Kasubbag Rumah Tangga Bagian Umum Setda Rembang Abdul Rouf mengatakan, selain ajudan, arsip di ruangan Wakil Bupati juga akan dipindahkan ke ruangan Bupati. Sementara arsip Bupati sebelumnya dipindahkan ke Gudang Arsip Daerah Rembang. Hafidz mesti pindah ruangan agar lebih representatif.

“Rencana Rabu (8/4/2015), secara resmi beliau pindah ruangan. (Dipindah) Untuk memenuhi kebutuhan tamu, agar lebih luas dan representatif. Untuk sementara, arsip Bupati lama diamankan di gedung arsip sebelah timur. Teman-teman ajudan Bupati lama, ditempatkan ke SKPD yang baru,” bebernya.

Rouf menyebutkan, sembilan staf termasuk ajudan Salim akan ditempatkan antara lain di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau DPPKAD, Badan Kepegawaian Daerah atau BKD, dan Inspektorat. Mereka akan pamit kepada Hafidz pada Rabu (8/4/2015) ini.

Bagian Umum masih menunggu perintah Abdul Hafidz tentang perlu atau tidaknya perubahan tata letak, bahkan warna cat dinding ruangan. Menurut Rouf, secara interior, ruangan Bupati lebih komplet ketimbang ruangan Wakil Bupati. Selain kursi sofa mewah, tersedia juga televisi layar datar ukuran besar.

Ruangan Bupati juga dilengkapi dapur. Dia belum mendapat perintah tentang perlu atau tidaknya penambahan fasilitas di ruangan tersebut. Rouf menyebut bahwa ruangan Bupati mestinya yang kini ditempati sebagai ruangan Sekda Rembang. Namun Bupati Salim kala itu menghendaki ruangan yang sekarang ini.

“Belum ada petunjuk soal warna cat baru atau mesti disekat bagaimana. Fasilitas belum juga (ada perintah ditambah). (Bedanya) Interior saja. Mestinya kan ruangan Bupati itu yang ditempati Pak Sekda itu. Tapi Pak Salim menghendaki ini sebagai ruangan Bupati,” tandasnya di ruangan Bupati.

Sementara itu, pada hari pertama setelah dilantik sebagai Bupati definitif, Abdul Hafidz tidak tampak di kantornya. Hafidz sedang menghadiri acara dinas di Provinsi Jawa Tengah. Halaman Kantor Bupati juga dihiasi 12 karangan bunga dari sejumlah pihak, termasuk dari Mochammad Salim yang kini dipenjara.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. Pramudya Utama

    April 8, 2015 at 10:38 am

    Selamat Atas Dilantiknya Bapak Sebagai Bupati ,Semoga Amanh dan membuat perubahan Rembang Lebih Maju dan transparan

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan