Pilih Kerja, Puluhan Peserta UN Paket C Rembang Absen

Selasa, 5 April 2016 | 20:14 WIB
Ilustrasi. (Foto: thepresidentpostindonesia.com)

Ilustrasi. (Foto: thepresidentpostindonesia.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 54 orang dari 472 peserta Ujian Nasional Paket C atau setara SMA di Kabupaten Rembang diketahui absen mengikuti UN karena berbagai alasan.

“Umumnya mereka yang tidak hadir karena memilih bekerja di luar kota,” ungkap Ketua Panitia UN 2016 Kabupaten Rembang Mutakin, Selasa (5/4/2016) siang.

Ia juga mengungkapkan, 54 yang absen itu masing-masing 1 karena izin belajarnya belum keluar dan sedang bersalin, sedangkan sisanya karena masih di luar kota dan belum bisa pulang.

“Kami sudah menghubungi mereka yang masih bekerja itu agar bisa mengikuti ujian susulan yang akan digelar mulai 11 April mendatang,” katanya.

Ujian Nasional Paket C di Rembang, menurutnya digelar di 11 pusat kegiatan belajar masyarakat atau PKBM.

Sementara itu, dari jumlah peserta ujian nasional reguler yang sebanyak 6.492 orang, ada 3 orang yang diketahui absen di hari pertama dan kedua masa UN, masing-masing 1 dari SMA Negeri Pamotan, SMA Santa Maria Rembang, dan MA Binnur Sulang.

“Peserta UN di SMA Negeri Pamotan yang absen atas nama Riski. Yang bersangkutan absen karena mengundurkan diri,” bebernya.

Sementara dari SMA Santa Maria, katanya, atas nama Unike yang absen juga karena mengundurkan diri. Adapun dari MA Binnur atas nama Ahmad Khoirul karena meninggal dunia.

Saat dihubungi reporter mataairradio, Mutakin juga memberikan klarifikasi mengenai jumlah peserta UN SMA sederajat yang pada buku panduan sempat tertulis 6.495 orang.

“Peserta total UN tahun ini yang benar 6.492 orang. Yang di buku panduan itu disusun sebelum daftar nominasi tetap (DNT) UN dibikin, sehingga perlu diperbarui,” tegasnya.

Pihak Panitia UN 2016 Rembang memastikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan ujian nasional pada hari pertama Senin (4/4/2016) kemarin. Tapi sempat terkendala listrik padam mendadak pada hari kedua, Selasa (5/4/2016) ini.

LJUN atau lembar jawab ujian nasional langsung dikirim di Semarang untuk keperluan pemindaian.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan