Petani Tembakau Kekurangan Tenaga Terampil

Kamis, 26 Oktober 2017 | 14:59 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz memberikan secara simbolis bantuan kepada petani tembakau di daerah ini, pada acara tasyakuran, Rabu (26/10/2017) malam. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Para petani tembakau di Kabupaten Rembang menyatakan kekurangan tenaga terampil. Pasalnya, mereka yang sebelumnya merupakan buruh tani, saat ini beralih menjadi petani tembakau.

Maryono, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Rembang mengatakan, tenaga terampil dibutuhkan untuk penanganan tembakau, mulai dari pembenihan hingga pengepakan, sebelum disetor.

Menurutnya, jika buruh petani tidak terampil, maka mutu tembakau yang dijual terancam turun. Petani pun disebut perlu belajar tentang sistem pertanian modern mulai penanganan di masa tanam, panen, dan pengepakan.

“Sekarang lahan tembakau semakin luas. Tenaga kerja yang ada harus diefektifkan. Bantuan Alsintan dari Pemerintah juga perlu dioptimalkan,” katanya di sela-sela tasyakuran para petani tembakau pada Rabu (25/10/2017) malam.

Yosapat Susilohadi, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang membenarkan minimnya jumlah buruh petani tembakau yang dipicu oleh tingkat keberhasilan budidaya tembakau.

“Dengan kondisi seperti ini, Pemerintah telah menyalurkan bantuan Alsintan untuk memudahkan aktivitas para petani tembakau. Yang jelas Pemerintah berkomitmen memberdayakan petani tembakau,” ujarnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz pada kesempatan di selatan Kantor BPP Sulang itu menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Rembang memberikan bantuan berupa Alsintan kepada para petani tembakau.

Ia berharap, bantauan tersebut mampu mengoptimalkan hasil dari perkebunan tembakau. Namun Bupati mengingatkan agar penyaluran bantuan dilakukan dengan tanpa dipungut biaya apapun.

“Kalau ada yang terbukti membayar, saya akan menarik bantuan itu. Jangan mudah percaya terhadap oknum yang tak bertanggung jawab. Pemerintah menggratiskan bantuan Alsintan,” tegasnya.

Di acara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan berupa dua unit mesin perajang, lima lembar alas perajang, satu unit alat angkut beroda tiga, dan tiga unit timbangan digital.

Adapun Pemerintah Kabupaten Rembang memberikan bantuan alat mesin pertanian berupa mesin dangir, mesin gulut, dan mesin perajang tembakau.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan