Nyawa Petani Melayang di Jalan Rusak Pamotan

Jumat, 7 Februari 2014 | 17:43 WIB
Nyawa seorang petani bernama Kasdani, warga Samaran Kecamatan Pamotan, melayang setelah mengalami kecelakaan di jalan rusak di dekat Koramil Pamotan, Jumat (7/2).

Nyawa seorang petani bernama Kasdani, warga Samaran Kecamatan Pamotan, melayang setelah mengalami kecelakaan di jalan rusak di dekat Koramil Pamotan, Jumat (7/2).

PAMOTAN, MataAirRadio.net – Nyawa seorang petani bernama Kasdani, warga Samaran Kecamatan Pamotan, melayang setelah mengalami kecelakaan di jalan rusak di dekat Koramil Pamotan, Jumat (7/2) sekitar jam setengah tiga siang.

Pria berumur sekitar 70 tahun ini terjatuh dari sepeda kayuhnya karena tak mampu mengendalikan setangnya akibat jalan rusak parah dan bergelombang. Celakanya, searah di belakangnya melaju truk gandeng bernomor polisi H 1870 BY yang dikemudikan Suratman (42), warga Karasgede Kecamatan Lasem.

Lantaran jarak terlalu dekat, meski truk gandeng melaju pelan, kepala Kasdani tidak bisa luput dari roda truk gandeng. Kanitlaka Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail mengungkapkan, korban meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.

Sopir truk sempat mengamankan diri dari amuk massa ke Polsek Pamotan setelah terlibat kecelakaan tersebut. Setelah kecelakaan di Jalur Pamotan-Lasem itu pun, Kanitlaka mengaku langsung berkirim surat kepada pihak Bina Marga Jawa Tengah.

Pihaknya menuntut perbaikan segera terhadap kerusakan jalan wewenang provinsi ini. Menurut Ismail, melalui Bina Marga wilayah Pati, sudah ada sinyal perbaikan akan segera dilakukan.

Sembari menunggu rehabilitasi jalan, pihaknya meminta kepada pengguna jalan di jalur itu agar lebih waspada dan berhati-hati. Kondisi jalan memang rusak sangat parah dan bergelombang, sehingga rawan mencelakaan pengendara. Apalagi yang kebut-kebutan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan di ruas Pamotan-Lasem terjadi mulai depan Masjid Pamotan hingga setidaknya wilayah Desa Sumberjo kecamatan setempat. Kerusakan parah juga terjadi di bilangan SPBU Pamotan. Kondisi jalan yang rusak parah memanjang ke utara hingga lebih dari tiga kilometer. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan