Petani Cemas Harga Gabah Merosot Saat Panen

Sabtu, 22 Februari 2014 | 14:48 WIB
Dua orang buruh tani menjemur gabah panen di pelataran penggilingan padi milik Rumaji, di Dusun Nganguk Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, Sabtu (22 2) pagi. (Foto Pujianto)

Dua orang buruh tani menjemur gabah panen di pelataran penggilingan padi milik Rumaji, di Dusun Nganguk Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, Sabtu (22 2) pagi. (Foto Pujianto)

KALIORI, MataAirRadio.net – Sejumlah petani di wilayah Kecamatan Kaliori mulai melakukan panen padi secara parsial. Harga gabah panenan di tingkat petani, berkisar antara Rp3.500 hingga Rp3.700 per kilogram. Namun petani cemas, harga itu akan merosot ketika panen raya.

Nur Said, salah seorang petani di Dusun Gisir Desa Sidomulyo menilai, harga gabah tersebut belum berpihak kepada petani. Menurut dia, mempertimbangkan ongkos pemupukan dan biaya tanam serta perawatan, harga gabah panen mestinya menyentuh Rp4.000.

Sabtu (22/2) pagi, baru beberapa petani di Sidomulyo dan Wiroto yang panen. Mereka ini biasanya yang memulai tanam padi lebih awal. Menurut Said, panen serempak di wilayah Kaliori akan berlangsung tiga minggu lagi.

Rumaji, pemilik usaha penggilingan padi di Dusun Nganguk Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori menambahkan, hasil panen belum masuk ke penggilingan. Panen padi baru dilakukan oleh segelintir petani.

Menurutnya, petani di daerahnya baru akan melakukan panen pada sekitar 15 hari lagi. Sementara ini, dia masih menggiling padi yang dibeli dari wilayah Ngaringan Kabupaten Grobogan. Di sana, harga gabah sekitar Rp3.700 per kilogram.

Pelataran gilingan padi milik Rumaji kini menampung sekitar sepuluh ton gabah. Hampir semuanya hasil kulak dari luar daerah. Dia pun berharap, Pemerintah memperhatikan nasib petani, utamanya menyangkut harga gabah.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang Suratmin mengatakan, urusan perubahan harga gabah, baik kering panen atau kering giling, menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah masih berdasarkan Inpres Nomor 3 Tahun 2012. HPP gabah kering panen ditentukan sebesar Rp3.300 per kilogram, sedangkan kering giling Rp3.350. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan