Petani Diuntungkan Lesatan Harga Beras Panen Pertama

Selasa, 24 Februari 2015 | 17:13 WIB
Ilustrasi. (Foto: antarafoto.com)

Ilustrasi. (Foto: antarafoto.com)

 
KALIORI, mataairradio.com – Petani di Kecamatan Kaliori dan Sumber diuntungkan oleh lesatan harga beras di panen pertama padi tahun ini. Harga beras di tingkat penggilingan kini mencapai Rp9.000 per kilogram.

Sumijan, petani di Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori mengakui, tingginya harga beras memang menguntungkan, meski belum semua petani panen.

“Lagi pula, produktivitas padi musim ini lebih baik dari panen sebelumnya,” ungkapnya kepada mataairradio, Selasa (24/2/2015) pagi.

Namun ancaman penurunan harga beras saat panen raya tetap membayanginya. Dia berharap Pemerintah memproteksi harga beras, sehingga tidak anjlok secara drastis.

“Panen raya padi akan berlangsung pada Maret mendatang,” tandasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang Suratmin ketika dikonfirmasi menyebutkan, harga pembelian pemerintah atau HPP beras tahun 2015 ditetapkan Rp7.260 per kilogram.

“HPP ini naik 10 persen dari penetapan 2014 yang hanya Rp6.600,” katanya yang dihubungi sebelum mengikuti rapat koordinasi swasembada pangan di Surakarta.

Menurutnya, tingginya harga beras di pasaran memang menguntungkan petani. Dia memperkirakan, harga beras tidak akan banyak berubah ketika panen raya pada bulan depan.

“Kebutuhan beras terus tinggi,” katanya.

Dia membenarkan, panen sudah mulai berlangsung di daerah Sumber dan Kaliori, meski masih sebagian kecil. Di kecamatan lain, baru Rembang yang siap menyusul.

“Sementara yang lainnya lagi, akan menyusul di akhir Maret,” bebernya.

Suratmin menambahkan, produksi padi tahun ini akan dipacu hingga 10.710 ton. Pemerintah Pusat menarget Rembang mewujudkan produksi 249.267 ton padi pada 2015, sedangkan produksinya di tahun hanya 238.557 ton.

“Dengan luasan lahan tanam yang mencapai 30.000 hektare, ditambah dukungan dari tentara untuk meningkatkan produksi pertanian, target tersebut akan bisa dicapai oleh Rembang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan