Pesan Gus Mus untuk Menag Yaqut: Ajak Semua untuk Mencintai Indonesia

Jumat, 25 Desember 2020 | 10:44 WIB

Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) seusai sowan dari kediaman KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh-Rembang, pada Jumat (25/12/2020) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kiai khos sekaligus tokoh nasional Kiai Haji Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus berpesan kepada Menteri Agama Republik Indoneisa (Menag RI) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), supaya mengajak semua kalangan untuk mencintai Indonesia.

Pesan itu disampaikan secara langsung saat Menag Yaqut sowan ke kediaman Gus Mus di Kompleks Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh-Rembang, pada Jumat (25/12/2020) pagi.

“Pesannya yang pertama harus amanah, dihindarkan jauh-jauh dari perilaku koruptif, perilaku kolutif, dan pokoknya perilaku-perilaku yang tidak baik.
Kemudian merangkul, jadi ajak semua untuk memiliki perasaan yang sama terhadap Indonesia.

Jadi tidak penting apa latar belakang kelompoknya, latar belakang agamanya, latarbelakang ras dan seterusnya. Semua diajak untuk sama-sama mencintai indonesia,” tutur Gus Yaqut kepada awak-media, seusai menemui Gus Mus.

Menurutnya, dengan semua kalangan yang mencintai Indonesia, maka stabilitas keamanan negara akan terjaga, sehingga Negara Indonesia akan jauh lebih baik.

“Dengan begitu maka apa yang diinginkan oleh presiden, pemerintah, dan seluruh rakyat Indonesia saya kira, bahwa negara ini akan jauh lebih baik lebih maju, itu akan lebih mudah untuk dicapai. Saya kira itu nasihat yang paling penting tadi,” imbuhnya.

Menag Yaqut memakai kemeja putih dan songkok hitam serta bersarung batik, datang bersama rombongan menggunakan kendaraan dinasnya, yakni mobil merek Toyota jenis Alphard dengan plat nomor kendaraan RI 24, warna hitam.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan