Pertumbuhan Ekonomi Rembang Bikin Kepincut BTN

Senin, 28 November 2016 | 20:19 WIB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk resmi membuka kantor cabang pembantu (KCP) Rembang pada Senin (28/11/2016). Selain meresmikan BTN KCP Rembang, pada kesempatan itu pihak perusahaan juga menggelontorkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). (Foto: Pujianto)

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk resmi membuka kantor cabang pembantu (KCP) Rembang pada Senin (28/11/2016). Selain meresmikan BTN KCP Rembang, pada kesempatan itu pihak perusahaan juga menggelontorkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk resmi membuka kantor cabang pembantu (KCP) Rembang pada Senin (28/11/2016).

KCP Rembang merupakan outlet ke-870 yang telah dibuka oleh BTN, sekaligus mengukuhkan eksistensi bank milik Negara ini di wilayah Jawa Tengah.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono mengatakan, tingkat pertumbuhan ekonomi di daerah ini membuat dirinya tertantang buka outlet.

“Rembang bagi saya luar biasa. Perekonomian dan pembangunannya tumbuh. Pati dan Blora di atas kita, tapi pertumbuhan ekonomi Rembang lebih tinggi,” katanya.

Sebagai BUMN yang go public dan konsern ke perumahan, ia berharap menjadi mitra sekaligus membantu nasabah dalam hal pemilikan rumah subsidi dan non-subsidi.

“BTN melakukan transformasi banyak dalam melakukan perubahan. Kita kini memiliki digital banking yang memudahkan layanan saat transaksi perkreditan,” katanya.

Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Catur Budi Harto menargetkan menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp75-100 miliar dalam dua tahun ke depan.

“BTN sebagai integrator, tentu stakeholder dalam hal perumahan menjadi konsumen tradisional kami. Di samping itu, tentu masyarakat. Tahun kedua kita stabil,” katanya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyebutkan, pertumbuhan ekonomi kabupaten ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini.

“Pertumbuhan ekonomi kita 5,4 persen, sedangkan secara nasional 5,1 persen. Dengan inflasi yang 4,35 persen, maka Rembang prospek untuk investasi,” katanya.

Ia berharap agar kehadiran BTN akan menjadi tambahan amunisi bagi Pemerintah Kabupaten Rembang guna memajukan perekonomian secara progresif.

“Dengan kehadiran BTN, yang Direktur Utamanya adalah orang Rembang, kita berharap hal ini bisa jadi motivasi dalam menggerakkan ekonomi Rembang,” katanya.

Selain meresmikan BTN KCP Rembang, pada kesempatan itu pihak perusahaan juga menggelontorkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

CSR diberikan kepada Desa Woro Kecamatan Kragan yang sekaligus menjadi desa binaan BTN. Bank plat merah itu memberikan bantuan satu perangkat gamelan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan