Perkantoran Anyar Jalan Pemuda Picu Kesemrawutan dan Parkir Sembarangan

Kamis, 8 Januari 2015 | 15:47 WIB
Perkantoran di bilangan Jalan Pemuda Rembang memicu kesemrawutan arus lalu lintas kendaraan dan parkir sembarangan. (Foto:Pujianto)

Perkantoran di bilangan Jalan Pemuda Rembang memicu kesemrawutan arus lalu lintas kendaraan dan parkir sembarangan. (Foto:Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Pertumbuhan perkantoran anyar di bilangan Jalan Pemuda Rembang memicu kesemrawutan arus lalu lintas kendaraan dan parkir sembarangan. Sayangnya, polisi dan dinas terkait, belum secara tegas melakukan penindakan.

Menurut Suparno, warga Tawangsari Kelurahan Leteh Kecamatan Rembang, kesemrawutan biasanya terjadi sejak pukul 07.00 hingga pukul 10.00 WIB.

“Aktivitas sejumlah perbankan dan kantor proyek pabrik semen yang berada di ruas Jalan Pemuda, menjadi pemicu kesemrawutan,” katanya.

Dia menyesalkan kesemrawutan dan aksi parkir sembarangan ini. Jika dibiarkan, potensi kecelakaan di jalur itu, bisa kian tinggi.

“Ironinya, petugas polisi hanya berkeliling, tanpa tindakan tegas, padahal rambu larangan parkir sudah jelas,” tandasnya.

Kepala Urusan Bina Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Rembang Inspektur Satu Haryanto mengaku sudah berupaya melakukan penertiban parkir di sisi kanan dan kiri Jalan Pemuda, terutama di kawasan larangan parkir, pada Kamis (8/1/2015) pagi.

“Titik yang paling banyak kami soroti adalah kawasan ruko yang dihuni Bank BCA dan Kantor Proyek PT Semen Gresik,” ungkapnya.

Pihaknya menolak disebut tak tegas dalam menertibkan parkir sembarangan dan kesemrawutan lalu lintas.

“Kami terlebih dahulu mengedepankan sosialisasi,” ujarnya.

Namun jika tetap membandel, upaya penilangan akan dilakukan. Soal potensi kecelakaan, menurutnya, tidak sebegitu tinggi. Hanya saja, parkir di kawasan larangan, tidak boleh dibiarkan.

“Setelah pagi ini, penindakan tegas akan diterapkan,” tegasnya.

Haryanto menambahkan, penindakan dengan penilangan dianggap sudah cukup. Pihaknya belum mempertimbangkan untuk mengunci roda kendaraan yang nantinya masih membandel parkir di zona terlarang.

Berdasarkan pantauan, ruas Jalan Pemuda, kian padat seiring aktivitas bisnis warga yang meningkat. Komitmen petugas dan pemakai jalan diperlukan agar pertumbuhan kendaraan, tidak menghambat kepentingan masyarakat secara luas.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan