Peringati Hari Kartini, Petugas SPBU Pakai Kebaya dan Beskap

Friday, 21 April 2017 | 16:58 WIB

Petugas SPBU di Jalan Pemuda Desa Kabongan Kidul Rembang melayani pembeli premium, pertalite, pertamax, dan solar dengan berpakaian beskap dan kebaya dalam memeringati hari Kartini, 21 April 2017. (Foto: Mukhammad Fadlil).

 

REMBANG, mataairradio.com – Peringatan Hari Kartini berlangsung semarak di Kabupaten Rembang, Jumat 21 April 2017. Di sejumlah instansi pemerintah, terlihat para pegawai mengenakan pakaian adat berupa kebaya untuk wanita dan beskap serta blangkon baki laki-laki.

Pemandangan itu terlihat di hampir semua instansi dalam melayani masyarakat. Seperti yang terlihat di SPBU Jalan Pemuda Desa Kabongan Kidul Rembang. Petugas melayani pembeli premium, pertalite, pertamax, dan solar dengan berpakaian beskap dan kebaya.

Suasana pun menjadi berbeda dari biasanya. Selain di SPBU ini, stasiun pengisian bahan bakar umum lainnya seperti SPBU Gajahmada dan di SPBU Tireman juga melakukan hal yang sama.

“Meski memakai pakaian adat, para petugas pelayanan tidak terganggu. Cuma sehari ini saja kami mamakai pakan adat untuk meperingati Hari Kartini,” kata Tugito, pengawas SPBU Jalan Pemuda.

Ia menjelaskan, program tersebut berasal dari Pertamina dan memang hanya tiga SPBU yang ditunjuk. Di SPBU-nya delapan karyawan memakai beskap, namun masing-masing empat orang bekerja dalam dua sif berbeda.

Pemandangan sama pun terlihat di beberapa sekolah di Kecamatan Rembang, Kaliori, dan Sumber. Siswa dan guru dari berbagai sekolah tampil dengan busana kebaya dan beskap. Mereka juga tampak melakukan karnaval pendek.

Peringatan puncak Hari Kartini dimulai dengan upacara di Alun-alun Rembang yang seluruh pesertanya memakai pakaian adat. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah bertindak sebagai Inspektur pada upacara tersebut.

Sebelumnya, peringatan Hari Kartini yang dirembang ditajuk Aprilan, diwarnai beragam kegiatan, mulai dari Kartini Fair, pesta dolanan anak, diskusi dan seminar budaya serta perempuan, kirab pataka Kartini, dan resepsi.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan