Perempuan Tua Ditangkap Usai Mencuri di Pasar Rembang

Senin, 2 Februari 2015 | 17:18 WIB
Warti (65), warga Blotongan Salatiga, saat memberikan keterangan di hadapan Kepala UPT Pasar Rembang Bambang Budi Suharto, Senin (2/2/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Warti (65), warga Blotongan Salatiga, saat memberikan keterangan di hadapan Kepala UPT Pasar Rembang Bambang Budi Suharto, Senin (2/2/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Seorang perempuan berusia 65 tahun ditangkap para pedagang di Pasar Rembang setelah mencuri tas berisi perhiasan dan uang milik salah satu bakul pakaian, Senin (2/2/2015) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Perempuan yang mengaku bernama Warti, warga Blotongan Salatiga ini, awalnya berpura-pura hendak membeli pakaian di kios milik Solikhatun, warga Kerep Kecamatan Sulang di Pasar Rembang.

Solikhatun lantas mempersilakan Warti untuk melihat-lihat pakaian mana yang cocok.

Namun ketika Solikhatun lengah karena melayani pembeli yang lain, Warti mencuri tas jinjing warna cokelat yang berisi perhiasan dan uang tunai satu juta rupiah.

Setelah itu, pelaku buru-buru pergi ke arah pintu keluar pasar. Solikhatun yang segera tahu tasnya dicuri segera mengejar pelaku dan tertangkap.

Warga pasar pun segera menyerahkan Warti ke pihak keamanan.

Bambang Budi Suharto, Kepala UPT Pasar Rembang menyebutkan, tas korban itu berisi perhiasan kalung, gelang, dan cincin, serta uang tunai satu juta rupiah.

“Kami menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian,” katanya.

Solikhatun enggan diwawancarai wartawan seputar pencurian yang sempat menimpanya. Dia buru-buru pergi, seusai diperiksa oleh pihak keamanan di pasar.

Namun dia membenarkan, tas yang sempat dicuri oleh Warti berisi uang satu juta rupiah dan perhiasan.

Sementara itu, Warti yang dikonfirmasi oleh mataairradio mengaku kepepet, sehingga nekat mencuri.

“Saya sedang butuh uang untuk periksa mata dan paru-paru yang sakit,” katanya.

Dia juga mengaku tidak lagi memiliki keluarga yang bisa membantunya, sehingga terpaksa menggelandang dari Salatigas ke Rembang.

Warti mengaku baru sekali ini mencuri. Dia mengakui, sempat berpura-pura sebagai pembeli pakaian untuk mengelabui pemilik kios.

Begitu pemiliknya lengah, dia mengaku langsung saja mencuri tas yang isinya tak diketahuinya.

“Saya berharap dibebaskan dan dipulangkan saja ke Salatiga,” ungkapnya.

Kepala Pasar Rembang Faonzi mengaku kerap menerima aduan dari pedagang pasar yang kecolongan tas saat meladeni pembeli.

Soal kasus pencurian ini, pihaknya lebih memilih menyerahkan kepada polisi.

Dia mengungkapkan, sudah cukup lama, perempuan itu diketahui wira-wiri di pasar. Yang bersangkutan juga pernah diketahui menjadi pesuruh atau kerja serabutan di pasar.

Semenjak terungkapnya kasus ini, Faonzi berharap kepada setiap pedagang agar lebih waspada pencurian.

Sementara, hingga Senin (2/2/2015) siang, polisi masih menangani kasus pencurian tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan