Perempuan Dengan Gangguan Jiwa Diduga Larikan Motor

Jumat, 29 Maret 2019 | 18:00 WIB

Kanit reskrim Polsek Kaliori Bripka Anshori saat meminta keterangan pihak keluarga YY pada Kamis (28/3/2019) malam. (Foto: mataairradio)

 

KALIORI, mataairradio.com – Pihak Polsek Kaliori menyelidiki kasus pelarian sepeda motor jenis Honda Vario yang diduga dilakukan oleh seorang perempuan warga Desa Ronggomulyo Kecamatan Sumber berinisial YY pada Kamis (28/3/2019) siang.

Kanit Reskrim pada Polsek Kaliori Bripka Anshori menyatakan bahwa yang bersangkutan ini terkena gangguan jiwa sehingga tindakannya ini tanpa disadari oleh pelaku. Kepastian terkena gangguan jiwa sudah terkonfirmasi lewat surat dokter dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Amino Gondo Semarang.

Dari keterangan pihak keluarga, Ansori menceritakan bahwa YY pergi dari rumah tepatnya Desa Ronggomulyo pada Kamis (28/3/2019) sekitar pukul 05.30 pagi. Diketahui YY mengendarai sepeda angin dan menuju Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori.

Menurut keterangan saksi sesampainya Desa Dresi Kulon YY memakai sepeda motor salah sorang warga, kemudian pergi dari TKP dan meninggalkan sepeda angin. Sampai Jumat (29/3/2019) siang YY dipastikan belum pulang ke rumah dan juga pihak kepolisian belum menemukan jejaknya.

“Sampai saat ini belum ada keterangan Mas, semoga segera pulang atau secepatnya kita temukan,” ungkapnya.

Sementara itu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Sumber Gunanto membenarkan bahwa YY mengidap gangguan jiwa beberapa waktu lalu karena dirinya yang mengurus keberangkatan YY ke Semarang.

Kejadian melarikan sepeda motor juga bukan kali yang pertama sebab dua minggu lalu sepeda motor milik salah seorang warga yang parkir di masjid ia larikan ke kantor KPU Rembang. sehingga membuat pemilik kendaraan kebingungan.

Gunanto berharap jika warga menemukan YY agar melapor ke pihak yang berwajib dan jangan main hakim sendiri karena yang bersangkutan terkena gangguan jiwa. Dirinya memperkirakan bahwa YY berada disekitar SPBU atau masjid karena alasan kehabisan bensin ataupun istirahat. Karena diketahui saat pergi dari rumah YY tidak membawa bekal apapun.

“Kasihan keluarganya Mas, kemarin malam diketahui bahwa obat dari rumah sakit tidak diminum. Jadi kemungkinan kambuh,” pungkasnya.

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan