Perempuan Bertato asal Jepara Pecandu Berat Sabu-sabu

Selasa, 23 Januari 2018 | 17:16 WIB

Diana Desiana perempuan bertato berasal dari Desa Lebu Kecamatan Pecangaan, Jepara telah mengonsumsi sabu-sabu sejak 2012. Selasa (23/1/2018) pagi, perempuan berusia 27 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka mendasari barang bukti dan hasil pemeriksaan urine. (Foto : mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Penyidik pada Kepolisian Resor Rembang mengungkap bahwa Diana Desiana perempuan bertato berasal dari Desa Lebu Kecamatan Pecangaan, Jepara telah mengonsumsi sabu-sabu sejak 2012.

“Diana Desiana sudah enam tahun atau sejak 2012 mengonsumsi sabu-sabu,” ungkap Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito.

Ia juga mengungkapkan hasil pemeriksaan urine di laboratorium forensik mengetengahkan Diana positif mengonsumsi zat amfetamin atau sabu-sabu.

Selasa (23/1/2018) pagi, perempuan berusia 27 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka mendasari barang bukti dan hasil pemeriksaan urine.

Diana tidak direhabilitasi, tetapi ditahan di sel tahanan Polres Rembang.

Kasat Reserse Narkoba membeberkan pula bahwa Diana mengonsumsi sabu-sabu untuk kepentingan senang-senang.

“Orientasi tersangka, berdasarkan pengakuan, ialah butuh ketenangan selepas ditinggal oleh suaminya,” bebernya

Sebelum ditangkap, tersangka bekerja sebagai pelayan tempat hiburan di Pungkruk, Jepara. Diana sudah sembilan tahun bekerja di tempat itu.

“Kami masih mendalami pemasok sabu-sabu untuk tersangka,” katanya.

Mengenai sejumlah orang yang sebelumnya disebutkan keluar masuk kamar hotel yang dihuni Diana, tersangka mengaku tidak mengenal mereka.

Polisi pun menepis dugaan telah terjadi pesta sabu-sabu sebelum Diana ditangkap.

“Tidak ada pesta sabu,” katanya.

AKP Bambang Sugito menambahkan, Diana yang ditangkap seorang diri di kamar hotel itu sedang beristirahat karena capai lantaran akan menempuh perjalanan ke Surabaya.

Polisi masih belum memastikan Diana juga pengedar.

Diana ditangkap di Kamar M5 Hotel Pantura di bilangan Jalan Gajahmada, wilayah Desa Banyudono Kecamatan Kaliori, Ahad (21/1/2018) kemarin.

Ia ditangkap dalam keadaan sedang “nyabu”. Padanya didapati 0,5 gram sabu-sabu.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan