Penjual Sayur Keliling Butuh Suntikan Dana

Saturday, 15 August 2020 | 23:41 WIB

Penjual sayur keliling atau bakul belanja di Rembang saat curhat ke Bupati Abdul Hafidz, minta bantuan suntikan dana untuk modal dagang, pada Sabtu (15/8/2029) sore. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Penjual sayur keliling atau bakul belanja di Rembang mengeluh terdampak pandemi covid-19, yang mengakibatkan daya beli masyarakat menjadi lesu.

Kondisi itu membuat para pedagang sayur keliling kehabisan modal, sehingga butuh suntikan dana.

Pada Sabtu (15/8/202) sore, seratusan bakul belanja itu curhat kepada Bupati Rembang Abdul Hafidz, supaya  pemerintah memberikan suntikan dana agar bisa bertahan.

“Sejak ada corona ini kami kesulitan. Dagangan kurang laku, jadi ya kehabisan modal. Sementara kami harus menanggung hutang modal yang kami peroleh dari koperasi simpan pinjam yang bunganya tinggi.

Saya bingung harus bagaimana, suami sudah tidak kerja. Saya berharap pemerintah membantu kami pinjaman lunak syukur hibah sehingga kami tetap bisa jualan keliling,” ujar Ninik Warga Dukuh Gundi, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rembang.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz berjanji akan memberikan bantuan berupa pinjaman dana untuk permodalan bagi penjual sayur keliling dan UMKM di Rembang.

Sistemnya nanti berupa pinjaman lunak tanpa agunan dengan bunga sebesar empat persen per tahun.

Upaya itu pihaknya lakukan untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19.

“Tidak pakai agunan. Bunganya hanya empat persen per tahun. Nanti juga ada program hibah bantuan permodalan dengan syarat tertentu. Penyalurannya nanti melalui Bank  Kredit Kecamatan (BKK),” terangnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan